oleh

Waspada Diare pada Balita

//Bisa Sebabkan Kematian

PRABUMULIH – Selain demam berdarah, dan ispa, penyakit diare juga harus diwaspadai oleh para orang tua. Sebab, penyakit diare rentan menyerang balita dan anak-anak.
Bahkan saat ini, banyak anak-anak dan balita yang menderita diare harus dirawat dan ditangani oleh dokter. “Kemarin bawa anak ke RS keno diare. Alhamdulillah lah sehat, untung cepat dibawah ke RS,” kata Warsi, salah satu orang tua balita yang menderita diare.
Dokter spesialis anak, dr Dedianto SpA menuturkan penyakit diare memang harus segera ditangani dan tak boleh dianggap sepele. “Jika terjadi diare pada anak, sebaiknya dibawa ke dokter dan perbanyak minum atau pemberian cairan cegah jangan dehidrasi. Apalagi jika anak diare tidak mau makan, minum dan muntah sebaiknya dirawat di RS,” kata dokter yang bertugas di RSUD Kota Prabumulih ini.
Bila terlambat ungkap dr Dedi, bisa berakibat fatal. “Bisa menyebabkan kematian karena dehidrasi,” tegasnya mengatakan saat ini sekitar 60 persen pasien anak menderita diare.
Dikatakan dokter yang berhasil menangani kasus Regina, siswi yang sempat buta mendadak ini diare
adalah frekuensi buang air besar (BB) lebih dari 3 kali dalam sehari. “Dengan konsistensinya lembek atau cair,” ucapnya.
Sementara, penyebab diare dr Dedi menjelaskan biasanya disebabkan oleh bakteri, jamur serta karena adanya penyakit tertentu, dan pengaruh makanan. “Yang jelas harus hyhienis sanitasi. Kalai bayi kebersihan peralatan makan dan minum harus bersih. Air yang digunakan untuk makan dan minum harus bersih. Rajin mencuci tangan terutama anak yang lagi fase oral. Karena fase ini apa saja dimasukkan dalam mulut,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed