oleh

Tak Terawat, Masjid IC Mulai Rusak

//Pimpinan DPRD Minta Dimanfaatkan Sebagai Pusat Keagamaan

PRABUMULIH – Islamic Center (IC) yang di dalamnya ada masjid termewah di Kota Prabumulih, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Masjid yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar dari APBD, di Jalan Lingkar Timur Kecamatan Prabumulih Timur ini hingga kini masih minim manfaat.

Sementara kondisi bangunan sudah banyak mengalami kerusakan.  Dibeberapa titik atap dan plafon bocor. Sementara bagian lantai sudah ada keramik yang rusak, serta ada kerusakan dibeberapa titik bangunan masjid.

Tak hanya rusak, disekitar lingkungan masjid IC juga terlihat tak terawat dipenuhi rumput yang menjulang tinggi.

Endra salah satu warga, yang secara langsung pernah melihat Masjid IC mengaku miris dengan kondisi masjid IC saat ini. “Sempat mampir sholat, kondisinyo banyak rusak. Sayang nian, tempat wudunyo keramik sudah rusak, rumput jugo serut. Pokoknyo sayang nian, sudah dibangun megah tapi dak dimanfaatkan,” kata warga Kecamatan Prabumulih Selatan ini.

Sementara itu, Sarmin, pengawas sekaligus penjaga dilingkungan IC mengakui kondisi bangunan masjid IC  mulai mengalami kerusakan. “Sekarang ini mulai ada bocor-bocor, sudah pernah dilaporkan. Selain atap bocor banyak amblas ada plafon sudah runtuh,” ujar pria yang sudah menjadi penjaga IC sejak tahun 2017 ini.

Ia mengakui, sejauh ini belum ada kegiatan di masjid IC. Termasuk para jemaah, sementara ini hanya berasal dari pegawai yang berkantor di komplek IC. “Jemaah belum ada olehnyo jauh. Kalau paling Senin sampai Kamis jemaah adalah mereka yang  kerja dari MUI dan bazda,” tuturnya seraya mengatakan di tahun 2019 lalu masih ada kegiatan dari anak-anak sekitar IC yakni sholat magrib dan terawih.

Menanggapi hal itu, pimpinan DPRD Kota Prabumulih menyarankan agar masjid IC segera difungsikan. “Jangan sampai ada kesan tidak dipakai. Jadi kita sarankan mulailah pakai. Kan nanti ramai juga setelah rusunawa difungsikan,” kata Ketua DPRD Sutarno SE.

Wakil Ketua H Ahmad Palo SE juga menambahkan, keberadaan IC jatusnya dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan keagamaan. “Saya kira ini juga harus jadi perhatian kita bersama, bahwa semua kegiatan keagamaan yang ada seharusnya dilaksankan di IC. Sehingga kita bisa melakukan kontrol sepanjang kita gunakan segera mungkin dilakukan perbaikan,”ujar Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Dikatakan Palo, anggaran untuk perawatan IC bisa dimasukkan di anggaran perubahan (APBD P) sehingga kedepan perbaikan IC yang rusak bisa dilakukan. “Tapi itu tadi, harus dimanfaatkan. Kegiatan keagamaannya yang ada di Pemkot harus difokuskan di IC,” tegasnya.

Disinggung apakah DPRD akan meninjau langsung dan melihat kondisi masjid IC? “Nanti akan koordinasikan dengan komisi terkait,” tukasnya seraya mengungkapkan pembangunan IC menelan dana puluhan miliar dengan dana murni dari APBD Kota Prabumulih.(08)

Komentar

News Feed