oleh

Suntik Vaksin Terus Berjalan

PRABUMULIH – Berada di bulan ramadhan tidak menyurutkan jadwal pelaksanaan penyuntikan vaksin anti virus corona, beberapa tenaga pendidikan tetap mengikuti rangkaian suntikan vaknin tahap 1 dan 2. Penyuntikan vaksin tidak membatalkan puasa karena untuk memenuhi kebutuhan salah satu upaya ikhiar untuk hidup lebih sehat.

Diketahui setelah menyuntikan tahap pertama penyuntikan vaksin untuk tenaga pendidiktingkat SMP, adalah sebanyak 30 orang guru. Yang merupakan perwakilan dari sebanyak lima (5) SMP Negeri, masing-masing 7 guru dari setiap sekolah. Kali ini menysul lagi 30 orang guru dari sekolah yang berbeda, diantaranya SMPN 2 SMPN 6, SMPN10 dan SMPN 8, SMP 11 SMP 8, SMP MUHAMMADIYAH dan SMP YPS.

“Dalam daftar yang ada tahap pertama ada sebanyak 30 orang guru. Kali ini ada sebanyak 30 orang guru lagi yang mendapatkan panggilan,  masing-masing sekolah ada sebanyak 6 sampai 7 orang guru yang dilakukan penyuntikan vaksin,” kata Siti Rohma MPd guru SMPN2 Prabumulih, usai melakukan suntik vaksin ke 2 di RS Umum Daerah Kota Prabumulih, Selasa (27/4/2021).

Pelaksanaan penyuntikan vaksin juga ada yang dilakukan di rumah sakit Pertamina Kota Prabumulih, yang dilaksanakan secara bergiliran, sesuai dengan penerapan protokol kesehatan.

Menurut wanita yang akrab di Sapa Ema ini, penyuntikan vaksin sangat penting, bagi para tenaga pendidik yang sebentar lagi akan melaksanakan pembelajaran tetap muka. “Yang penting adalah untuk menjaga diri dan menjaga kekebalan tubuh agar terhindar dari semua virus,terutama virus corona,” jelanya seraya berharap makin sehat setelah menerima suntikan vaksin.

Hal sama disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Kusron SPd MSi.  Penyuntikan vaksin dilaksanakan secara bergiliran sesuai dengan jumlah stock vaksin yang ada. Serta pemanggilan untuk melaksanakan suntikan vaksin menunggu informasi dari Dinas Kesehatan sebagai tim gugus tugas.

“Para tenaga pendidik hanya menunggu panggilan atas nama yang sudah di daftarkan menunggu giliran, kita berharap di bawah tahun ajaran baru nanti semua tenaga pendidik sudah dilakukan suntik vaksin tahap 1 dan 2,” tambahnya. (05)

Komentar

News Feed