oleh

Ratusan Pendaftar Masuk SMK Pratiwi

PRABUMULIH – Untuk mengantisipasi tidak terpenuhi kuota jumlah pendaftar, SMK Pratiwi Kota Prabumulih sudah membuka pendaftaran sejak akhir bulan Maret lalu. Hingga saat ini sudah masuk sebanyak 209 orang pendaftar.

Jumlah tersebut untuk masuk ke tiga jurusan yang ada di SMK Pratiwi Prabumulih, yaitu Multimedia 71 orang pendaftar, tekhnik kendaraan ringan sebanyak 171 dan tekhnik instalasi listrik ada sebanyak 14 orang pendaftar.

“Sebanyak 209 orang calon siswa baru itu belum bias kita pastikan untuk masuk ke SMK Pratiwi karna kadang ada yang keluar lagi untuk masuk ke Sekolah negeri,” jelas Iwan Herli ST kemarin rabu (28/4/2021).

Lanjutnya, tahun ini pihaknya berharap mendapatkan pendaftar sesuai dengan jumlah yang ditargetkan. Sama seperti tahun sebelumnya, pihaknya berharap dapat memenuhik uota sebanayk 252 orang siswa. Yaitu 4 kelas untuk jurusan teknik kendaraan ringan, 2 kelas untuk jurusnamultimedia dan 1 kelas tekhnik instalasi listrik.

“Kalau melihat dari tahun lalu, kita ada sleksi, karena jumlah pendaftar lebih dari kuota. Harapan kita saat ini juga terjadi hal sama, sehingga tidak ada ketimpangna untuk biaya operasional,” tandasnya.

Diketahui saat ini dibulan ramadhan, tidak ada akltivitas yang melibatkan siswa di sekolah. Kegiatna belajar mengajar semuanya dilakukan secara online dari jarak jauh. Sehingga aktivitas disekolah, para guru melaksanakan kegiatan belajar dalam jaringan, dan lebih memaksimalkan pelaksanana penerimaan peserta didik baru, yang dilaksanakan di ruang aula SMK Pratiwi.

Selain itu banyaknya jumlah sekolah baru yang buka di Kota Prabumulih juga tentu akan mempengaruhi keberadaan sekolah swasta di Kota Prabumulih, karena itu pendaftar di Sekolah ini bukan hanya dari Kota Prabumulih, namun juga dari sekitar Muara enim, seperti babat, karang endah dan Kecamatan Lembak.

“Yang penting kuota kita terpenuhi, karna dimasa pandemic seperti sekarang ini kita sangat prihatin dengan suasana sekolah, meski begitu kegiatan pendidikan harus terus berlangsung, para generasi mudah harus tetap cerdas dan memilki skill yang siap bekerja di dunia kerja dan dunia industry. Hal inilah menjadi nilai jual SMK,,” tandasnya. (05)

Komentar

News Feed