oleh

Pelaku KDRT Jadi Buronan Polisi

 

PRABUMULIH –  Kasus penganiayaan menimpa Puspadewi (34), warga Jalan Cempedak RT 03/RW 01 Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih telah dilaporkan ke SPKT Polres dan kini ditangani Unit PPA Satreskrim masih dalam proses penyidikan.

“Laporannya, sudah kita terima. Pelakunya, suami korban berinisial FM (35). Pelaku kini buron, dan masih dalam pengejaran anggota,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahmat SH MH dikonfirmasi awak media, Kamis (22/4/2021).

Sambungnya, anggota tengah melakukan penyelidikan dimana pelaku melarikan diri. Dan kemudian jika diketahui keberadaannya akan segera dilakukan penangkapan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Tersangka dikenakan UU KDRT, dan ancaman pidananya bisa cukup lama. Sekarang ini, proses hukumnya tengah berjalan meski pelaku sedang buron dan dikejar petugas,” terang Rahman, sapaan akrabnya, kemarin.

Ia pun mengimbau, agar pelaku penganiayaan korban KDRT, untuk segera menyerahkan diri ketimbang ditangkap petugas. “Kita mohon bantuan, pihak keluarga untuk menyerahkan pelaku penganiayaan berat istri informasinya nyaris meninggal dunia. Untungnya, sempat diketahui tetangga dan dicarikan ke RSUD,” ucapnya.

Korban, Puspadewi sendiri, kini masih dalam perawatan intensif tenaga medis, guna menyembuhkan luka serius akibat penganiayaan suaminya. Korban mengalami luka Lebak di bagian wajah, bibir babak belur, tangan patah, mengalami tendangan di perut, dan lainnya. “Motif penganiayaan, sejauh ini masih dalam penyelidikan petugas,” tutupnya. (03)

 

 

 

Komentar

News Feed