oleh

Ini Yang Harus Dipatuhi Bagi Warga Hendak Mudik Lokal….

PALEMBANG – Presiden RI Joko Widodo memberikan intruksi kepada kepala daerah untuk lebih memperketat disiplin protokol kesehatan, terutama di hari besar keagamaan.

Penyebabnya karena adanya penambahan kasus positif Covid-19, terutama di Sumsel yang semakin meningkat pesat.

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan pada tanggal 27 April, tercatat jumlah positif Covid-19 di Sumsel mencapai 20.068 kasus, sementara secara nasional berjumlah
1.651.794 kasus.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan instruksi Presiden RI tersebut ditujukan kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota, serta forum komunikasi pimpinan daerah di Indonesia, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 pada masing-masing daerah.

“Presiden meyakinkan kepada para Bupati, Walikota, Gubernur dan Forkopimda untuk mengetatkan protokol kesehatan. Ini poin yang paling penting, dan harus dimaknai bahwa posko-posko yang ada di seluruh wilayah di Sumsel bukan menyekat tapi untuk lebih mendisiplinkan protokol kesehatan,”ujar HD, usai memberi kata sambutan pada acara Hari Pendidikan Nasional, di Ballrom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (3/5/2021).

Bahkan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran mengenai perjalanan lalu lintas dalam rangka menghadapi hari raya Idul Fitri.

Dalam surat edaran tersebut, masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan di dalam wilayah Sumsel seminggu menjelang maupun seminggu setelah Idul Fitri untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Dan bagi masyarakat yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan rapid test antigen maka dapat melakukan pemeriksaan secara gratis di posko-posko yang telah ditentukan. Lalu, untuk masyarakat yang tidak memiliki kebutuhan, diimbau agar tidak melakukan perjalanan antar daerah demi mencegah angka penularan Covid-19.

“Jika ada yang positif diisolasi mandiri dan jika komorbid harus dirawat intensif di rumah sakit. Saya tidak mau bicara soal mudik, tapi bila masyarakat yang ingin pulang kampung selama di dalam Sumsel, silahkan. Misal dari Ogan Ilir mau ke OKU,” ungkap HD.

Namun, kata HD, intruksi dari Presiden RI tentu sebagai upaya untuk mengingatkan kepala daerah agar tidak lalai dalam upaya menegakkan disiplin prokes.

“Kuncinya disiplin. Sumsel memang mengalami peningkatan kasus Covid-19, tapi saya pikir bukan hanya Sumsel saja, namun juga daerah lain juga. Bahkan di Pulau Sumatra hampir menyeluruh terjadi peningkatan kasus Covid-19,” kata Herman Deru.

Bahkan, untuk memaksimalkan upaya penegakan prokes di setiap daerah, pihaknya telah menggandeng antar instansi, seperti TNI dan Polri. Untuk itu, personil yang bertugas di posko-posko penyekatan di wilayah Sumsel sudah dibekali dengan dua senjata yakni masker dan rapid test.

“Jadi penyekatan yang dimaksud ini bukan berarti tidak boleh melintas, namun mereka (personil di posko) hanya bertugas untuk memaksimalkan penegakan protokol kesehatan,”tandasnya.(*/palpos.id)

Komentar

News Feed