oleh

IHSG Berpotensi Melemah Lagi, Simak Ulasan Para Analis

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (4/5), setelah pada perdagangan kemarin ditutup melemah 0,72 persen ke level 5.952.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, sejauh ini indikator MACD sudah membentuk pola golden cross di area negatif, sedangkan Stochastic dan RSI bergerak ke bawah di area netral. IHSG memiliki rentang support-resistance di level 5.883-6.026.

“Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG,” ucap Nafan, di Jakarta, Selasa (4/5).

Di tengah potensi pelemahan lanjutan pergerakan IHSG hari ini, Nafan merekomendasikan sejumlah saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni BBNI, BNGA, IMAS, INKP, MNCN dan RALS.

Sementara itu, analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, memprediksi laju IHSG masih cukup berat untuk menuju level resistance di posisi 6.023.

Secara teknikal, kata Lanjar, IHSG mengalami breakout support bullish trend dan Moving Average 5-Day (MA5). Indikator RSI dan Stochastic masih berada dalam momentum bullish. Sedangkan MACD berada pada kondisi undervalue.

“Sehingga IHSG diperkirakan masih akan bergerak cukup berat, dengan support-resistance di level 5.934-6.023,” ungkap Lanjar.

Pada perdagangan hari ini, Lanjar menyodorkan sejumlah saham yang bisa dimainkan investor antara lain AALI, AGII, ANTM, BBNI, BBTN, BJBR, INDF, MAPI dan MIKA.

Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas William Mamudi menyampaikan Indeks masih bergerak dengan bias sideways di kisaran level 5,900-6,100. Ini menunjukkan kegalauan IHSG di tengah minimnya katalis penggerak pasar.

“Untuk hari ini Analis Teknikal menyukai saham ZINC, DMMX, MYOR, dan MEDC dengan rating trading buy,” paparnya. (git/fin)

Komentar

News Feed