oleh

Hari Ini Mulai Penyekatan, Siswandi: Tunda Dulu Mudik, Covid-19 di Sumsel Masih Tinggi

 PRABUMULIH – Hari ini, Polres Prabumulih mulai melakukan penyekatan pada tiga titik sebagai jalur utama antara kabupten/kota di Sumsel. Diantaranya, perbatasan kota di Cambai (Kecamatan Cambai), perbatasan kota di Patih Galung (Kecamatan Prabumulih Barat), dan perbatasan kota Desa Junga (Kecamatan RKT).

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH tak henti-hentinya mengimbau agar menunda mudik. Apalagi, kasus Covid-19 cukup tinggi di Sumsel khususnya. “Tunda dulu mudik, Covid-19 masih tinggi di Sumsel. Lepas kangen lewat virtual, lebih aman mengantisipasi penularan Covid-19. Sekali lagi kita ingatkan, patuh dan taati larangan mudik lebaran kali ini,” ujar Siswandi awal pekan lalu.

Tak lupa juga, ia menekankan, masyarakat agar mengimbau, saudaranya di perantauan agar tidak mudik ke Prabumulih. “Ini demi keamanan kita semua, jangan mudik dulu. Tetap di rumah saja. Kalau kangen, yah komunikasi lewat virtual lebih aman,” ujar Bang Sis, panggilan lainnya.

Suami Febby Siswandi ini mengatakan, posko penyekatan tersebut akan mulai beroperasi 5 Mei . “Ada tiga posko penyekatan kita dirikan, mengantisipasi mudik baik antar provinsi atau kabupaten/kota. Kita mengerahkan 200 personel gabungan dalam menjaga dan melakukan penyekatan,” ujar pria asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Alumnus AKPOL 2002 ini, juga menekankan, agar masyarakat senantiasa mematuhi Protokol Kesehatan (Protkes). Dengan menerapkan 3M atau 5 M, intinya wajib masker. Lalu, jaga jarak, rutin cuci tangan, dan hindari kerumunan. “Ayo patuh Protkes, terus kita gelorakan lawan Covid-19,” beber Mantan Kasatres Poltabes Palembang ini.

Sementara Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menurunkan 2.100 personel untuk menjaga 46 Posko penyekatan delapan titik berada antar provinsi dan 38 titik antar kabupaten/kota terdiri unsur Dinas Kesehatan (Dinkes), TNI, Polri, Satpol PP dan pihak terkait. (03)

 

Komentar

News Feed