oleh

Bakal Akreditasi 15 Lembaga Pendidikan Non Formal

PRABUMULIH – Sebanyak 15 Lembaga Pendidikan non Formal di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih akan segera lakukan akreditasi tahap 1 tahun ini. Ini disampaikan saat menyampaian informasi yang dilaksanakan Assesor Kota Prabumulih, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Senin (26/4/2021).

“Untuk tahap pertama baru bisa dilakukan akreditasi dan supervise oleh tim Asessor untuk 15 lembaga pendidikan non formal, yang teridiri dari Pendidikan anak usia dini dan lembaga kursus,” jelas Dra Huzaifah MSi, Kepala Seksi Pendidikan masyarakat yang juga merupakan Assessor PAUD.

Menurutnya, hingga saat ini masih ada sebanyak 32 lembaga kursus dan PAUD yang belum terakreditasi, dan harus segera di lakukan verifikasi. Namun sebelumnya perlu mengikuti kegiatan sosialisasi dan loakarya.

“Sebenarnya ada sebanyak 32 lembaga kursus yang belum pernah akreditasi sama sekali, meskipun usianya sudah lama. Namun untuk tahap 1 baru ada kesempatan untuk 15 lembaga,kita perjuangkan nanti sisanya ditahap berikutnya” bebernya.

Lebih jauh wanita ini mengatakan, sebelum diakreditasi dirinya berharap agar pihak lembaga yang belum diakreditasi, untuk melengkapi semua administrasi pemberkasan. Setidaknya ada 8 standar yang harus tertib administrasi untuk mendapatkan nilai akreditasi.

“Lantaran menunggu sosialisasi dan lokakarya, kita juga akan melakukan pendampingan dan pembinaan untuk melakukan kelengkapan berkas administrasi. Akreditasi ini sangat penting, karena akan mempengaruhi keberlangsungkan lembaga pendidikan. Karena itu tidak bisa dipandang sebelah mata,” tandasnya.

Diketahui suatu lembaga bisa saja dibubarkan jika tidak terakreditasi, karena dianggap tidak memenuhi ke delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang merupakan hal terpenting dalam suatu lembaga pendidkan. (05)

Komentar

News Feed