oleh

Zona Hijau di Depan Mata

-Metropolis-365 views

PRABUMULIH – Jumlah kasus sembuh terpapar Covid-19 terus meningkat mencapai 23 orang, selain itu Prabumulih sejauh ini pertambahan kasus juga relatif stagnan.

Bukan tidak mungkin, jumlah pasien Covid-19 dirawat di sejumlah RS tersisa 7 orang. Dan nantinya semuanya sembuh membuat Prabumulih menjadi zero kasus.

Prabumulih menuju zona hijau, tidak terlepas dari kinerja nyata Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM, jajaran dan unsur terkait bekerja keras melawan dan menanggulangi Covid-19 dengan sejumlah programnya. Tentunya, dengan dukungan masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Keberhasilan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), juga turut menyumbang kedisplinan masyarakat hingga Prabumulih berhasil keluar dari zona merah.

“Dengan melihat tingkat kesembuhan di Prabumulih, relatif tinggi jumlahnya belakangan ini. Dan, pertumbuhan kasus Covid-19 relatif terkendali. Kenapa tidak mungkin, Prabumulih kembali ke zona hijau dalam waktu dekat. Karena, zero kasus Covid-19,” terang Ridho, sapaan akrabnya di ruang kerjanya, Kamis (11/5).

Kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini mengatakan, sekarang ini saja Prabumulih sudah berhasil keluar dari zona merah dengan resiko penyebaran Covid-19 sedang dan telah tercantum di Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) dalam zona orange.

“Kita optimis, secara bertahap dan perlahan-lahan. Prabumulih, ke depannya akan zona hijau. Ini tak lepas dari kerja keras kita, mengucurkan dana tidak sedikit hingga puluhan miliar lewat sejumlah program untuk menuntaskan Covid-19 di tengah pandemiknya ini,” ujar ayah tiga anak ini.

Apalagi, kata dia, Prabumulih mulai 11 Juni ini sudah menerapkan new normal di seluruh bidang dengan protokol. Kecuali, bidang pendidikan masih menunggu instruksi Kementerian Pendidikan (Kemendik).

“New normal dengan protokol ketat, kita terapkan. Dengan harapan, bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. Masyarakat dapat beraktivitas seperti semula, tetapi dengan kewaspadaan tinggi terkait penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (03/fs/01)

Komentar

News Feed