oleh

ZIS Masjid As-Salam Diserahkan ke Dewan Dakwah

-Metropolis-83 views

PRABUMULIH – Warga Perumnas Belitung merupakan jamaah Masjid As-Salam pada 17 Juli lalu, telah menyerahkan zakat infak dan sodakohnya (ZIS) kepada dewan dakwah untuk dikelola melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas)-nya. Manager Laznas, Wasito mengatakan, kalau Laznas merupakan wadah penyaluran ZIS dan wakaf. Baik, secara individu ataupun lembaga.

“Penyaluran dana tersebut digunakan, untuk mencetak kader dai yang siap terjun ke masyarakat. Dalam wadah Akademi Dakwah Indonesia (ADI), dibentuk dan didirikan oleh Dewan Dakwah,” akunya, akhir minggu ini. Selain itu, akunya ZIS dan wakaf tersebut dipakai untuk membantu pembangunan sarana ibadah bagi masyarakat kurang mampu. Khususnya, di pedesaan dan juga bencana alam serta lainnya.

“Patut kita syukuri dukungan pengurus masjid san lembaga di kota ini, menyambut baik keberadaan Laznas. Belum lama ini, kita menerima sumbangan dari warga Perumnas Belitung atau tepatnya jemaah Masjid As-Salam. Sebanyak Rp 7,146 juta kita terima ZIS dan wakafnya untuk kita (Laznas) kelola,” bebernya.

Keberadaan Laznas ini, akunya bisa menjadi motor pengerak lembaga lain untuk membantu Dewan Dakwa mencapai tujuan. Dan, didukung masyarakat Prabumulih dan sekitarnya. “Kita mengajak masyarakat, untuk ikut menyumbangkan sebagian hartanya ke Laznas telah dibentuk Dewan Dakwah,” pungkasnya.

Dia menambahkan, kalau Laznas tida hanya mengelola dana ZIS perorangan dan kelompok. Tetapi, juga wakaf perusahaan tepatnya CSR perusahaan dan bentuk kemitraan. “Ataupun, PKBL dalam bentuk penyaluran,” tambahnya.

Sementara itu, Ustadz Sugiyarto SKM didampingi pengurus Masjid As-Salam berharap, dana yang telah disumbangkan ke Laznas bentukan Dewan Dakwah bisa memanfaatkan dan mengelola dengan baik. “Khususnya, untuk mencetak para dai. Begitu juga membantu warga miskin atau fakir miskin di kota ini,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed