oleh

Yasinan Warnai Aksi Damai Mahasiswa

-Metropolis-65 views

DPRD Bakal Sampaikan Tuntutan ke Pusat

PRABUMULIH – Aksi unjuk rasa menolak pasal-pasal kontroversial RKUHP, digelar oleh Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi mahasiswa kota Prabumulih di depan Gedung DPRD Prabumulih, Senin (30/9).

Adapun tuntutan yang disampaikan, yakni selain menolak revisi UU KPK, RUU Pertanahan, RUU penghapusan Kekerasan seksual dan menolak RUU KUHP. Mereka juga meminta hentikan kriminalisasi aktivis dan pembakaran hutan di Kalimantan maupun di Sumatera yang dilakukan oleh koporasi serta meminta agar pidanakan korporasi pembakaran hutan dan cabut izinnya.

“Kami mahasiswa kota Prabumulih juga menolak pasal-pasal kontroversial, kami minta tolong apa yang menjadi aspirasi kami ini disampaikan ke DPR Republik Indonesia,” kata koordinator aksi Reza Apriyanto.

Aksi unjuk rasa yang dimulai dari halaman eks Polsek Prabumulih Timur ini, lain dari pada aksi yang digelar disejumlah daerah. Sebab selain menyampaikan tuntutan, puluhan mahasiswa ini membaca yasin bersama didepan pintu masuk DPRD. Tak hanya mahasiswa, yasinan juga diikuti oleh anggota kepolisian yang mengawal aksi.

Sementara dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan tuntutan penolakan, serta sejumlah tulisan unik.

Ketua DPRD Sementara Sutarno SE mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan tuntutan dari mahasiswa ke DPR Pusat. “Insyallah telah kita terima dan untuk sementara tadi ada perbaikan jadi kita kembalikan ke adek-adek,” kata Tarno.

Ia menyampaikan DPRD kota Prabumulih tak memiliki kewenangan terkait tuntutan yang disampaikan tersebut. “Kalau sudah disampaikan ke kita kembali, akan kita sampaikan ke Pusat karena DPRD kota tidak ada wewenang,” terangnya.

Lebih jauh pihaknya mengapresiasi aksi damai yang dilakukan mahasiswa. “Syukur alhamdulillah aspirasi tadi berjalan lancar, tidak anarkis, dan terima kasih juga kepada Kapolres dan jajarannya telah maksimal mungkin mengamankan aksi damai dari adek-adek mahasiswa,” tukasnya. (08)

Komentar

News Feed