oleh

Welcome to Europe, Arteta!

-Olahraga-15 views

LONDON – Keinginan pelatih Arsenal, Mikel Arteta untuk masuk dalam jejeran manajer kelas Eropa akhirnya terwujud.

Arsenal menjadi juara usai menandaskan Chelsea 2-1 dalam laga final Piala FA di Wembley, London, kemarin (2/8) dini hari.

Dengan begitu, Arsenal otomatis merebut satu tiket ke Europa League.
Dan, Arteta kembali membawa Arsenal menjadi raja Piala FA. Pasalnya, The Gunners-julukan Arsenal- telah merebut piala tertua kompetisi dunia itu sebanyak 14 kali.

Trofi kemarin seperti obat pelipur lara atas jebloknya performa Arsenal di Premier League musim ini. Musim ini, posisi Meriam London- julukan lain Arsenal- tandas di peringkat kedelapan.

Hasil itu membuat mereka berada di luar zona Eropa. Namun, laga Minggu dini hari membuat kepala Arsenal bisa mendongak ke atas kembali. Sempat tertinggal lewat gol cepat Christian Pulisic di menit ke-6.

Namun akhirnya mereka yang tersenyum belakangan usai mencetak dua gol lewat Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-28 dan 68.

Kendati mencetak brace (dua gol), Aubameyang enggan berlagak superior. Ia jyga memuji kiper Emiliano Martinez yang menangis di sampingnya. ”Respek yang besar untuk pria ini (Martinez, Red),” kata andalan lini depan Timnas Gabon tersebut.

Dilansir dari whoscored, Martinez tampil ciamik dengan tiga kali penyelamatan gawang. Ia pun tampil lepas dengan menganggu serangan balik Chelsea

”Kami bergembira hari ini. Kami sangat bahagia. Seperti Anda bisa lihat Emi (Martinez, Red) menangis,” lanjut Aubameyang.

Bagi Aubameyang, ini trofi kelimanya. Dia pernah menjuarai Coupe de la Ligue pada 2012–2013 bersama Saint-Étienne. Dia juga memenangi DFB-Pokal 2016–2017 serta DFL-Supercup pada 2013 dan 2014 bersama Borussia Dortmund.

Kebahagiaan Ini juga spesial bagi Arteta. Ini gelar pertama pelatih berkebangsaan Spanyol iru sebagai pelatih. Dengan begitu, dia tiga kali merasakan juara Piala FA.

Saat masih menjadi pemain Arsenal. Yakni pada 2013-2014 dan 2014-2015 dan musim ini sebagai entrenador di Tanah Britania tersebut.

Dari catatan yang dihimpun, Arsenal juga menjadi klub yang paling sering juara. Mereka empat kali menjadi juara, yakni pada 2013-2014, 2014-2015, 2016-2017, dan musim ini.

Sementara bagi Chelsea, ini kali kedua mereka kalah di final Piala FA dalam satu decade terakhir.

“Bagi kami Ini permulaan yang bagus!” kata Arteta dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi Arsenal.

Arteta jadi orang ke-18 yang berhasil menjuarai Piala FA baik sebagai pemain maupun pelatih. Sementara bagi Arsenal, namanya disandingkan oleh legenda The Gunners era 70-an, George Graham. Ia membawa Arsenal menjadi juara sebagai pemain pada 1970/71 dan pelatih pada 1992/93.

“Saya tahu ada ekspetasi tersendiri dan trofi ini untuk mereka, untuk dinikmati dan agar mereka tetap bangga terhadap klub ini dan atas semua dukungan terhadap para pemain selama ini,” tandasnya.

Dari catatan ini, Arteta pun bisa disandingkan dengan pelatih Chelsea, Frank Lampard yang sudah duduk manis setelah mendapat tiket ke Kejuaraan Eropa musim depan. Chelsea berada di posisi akhir (empat) dalam penutupan Premier League, pekan lalu.

Namun, dalam laga di Wembley, Frenkie-sapaan akrab Lampard- sepertinya tak seantusias Arteta merebut Piala FA. Padahal jika berhasil, trofi itu adalah yang pertama bagi mantan pemain yang sudah 13 tahun membela The Blues.

Dalam wawancaranya bersama Omnisport, Frenkie mengaku timnya memang layak kalah. Pasalnya, Oliver Giroud dan kolega bermain sangat buruk sehingga tidak pantas untuk mengangkat trofi kompetisi tersebut. Pemain Chelsea terlihat berleha-leha memegang bola terlalu lama dan melupakan tujuannya.

“Kami memulai dengan baik selama 10 atau 15 menit, mencetak gol, memiliki peluang lain, mengendalikan permainan, dan lalu pada akhirnya justru kami hanya bisa menyalahkan diri kami sendiri,” tandasnya. (fin/tgr)

///Infografis

Juara Piala FA Terbanyak

Arsenal (14 kali)
Manchester United (12)
Chelsea (8)
Tottenham Hotspur (8)

Liverpool (7)

Komentar

News Feed