oleh

Wawako Harap Provinsi Netral

PRABUMULIH – Polemik tapal batas antara Kelurahan Payuputat – Muara Enim saat ini belum juga selesai. Bahkan buntutnya, warga telah membongkar patok yang dipasang oleh pihak Muara Enim. Wakil Wali Kota H Andriansyah Fikri SH, dibincangi terkait polemik tapal batas berharap agar provinsi tak memihak dan bersikap netral.

“Kita masih ngurus itu ke Provinsi dan Kemendagri Dirjen Perbatasan. Karena kalau saat ini, ada masih mundur dari sejarah Prabumulih. Kita berharap provinsi bijak karena kalau provinsi salah langkah potensi konflik, karena masyarakat keberatan dengan tapal batas ini. Dan kita berharap Pemprov netra,l tidak berpihak pada salah satu kabupaten kota, karena seluruh wilayah milik provinsi” tegas Wawako.

Lebih jauh, untuk masyarakat Fikri meminta masyarakat untuk lebih kooporatif dan kondusif, dengan menyerahkan persoalan ke Pemerintah Kota. “Pemkot juga tidak akan mau menyerahkan begitu saja. Jadi kita ikuti alur yang ada bedasarkan perundang-undangan. Saran kita jangan berbuat anarkis,” jelasnya. Dijelaskan Fikri, dengan adanya pencaplokan tersebut tentu akan merugikan masyarakat. “Disitukan banyak kebun karet, punya masyarakat Kemala dan Payuputat, admistrasi masyarakat akan jauh, dan dan juga berpengaruh pada luas wilayah,” terangnya.

Disinggung apakah pencaplokan wilayah, sebagai salah satu upaya untuk mengambil Sumber Daya Alam (SDA) yakni Batubara di Tanah Prabumulih? Apalagi terdapat sejumlah perusahaan diwilayah tersebut. “Seluruh Prabumulih ada batubara, tapi kita tidak mau bernadai-andai teralu jauh. Tapi kita akan mempertahankan tapal batas yang ada sesuai dengan kondisi Prabumulih saat ini. Karena ada yang berdasarkan sejarah dan sebagainya,” tukasnya menambahkan pihaknya sedang bermusyawarah dengan pihak Provinsi ME dan Provinsi.

Ketua DPRD H Ahmad Palo SE, menyampaikan bila pemerintah kota akan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Masyarakat harus sabar, tidak anarkis serahkan kepada pemkot. Kapan lagi percaya dengan pemkot, dan yakinlah kita tidak akan berharap kerugian dipihak Prabumulih, dan kita tidak akan mengambil wilayah ME,” tukasnya singkat.(08)

Komentar

News Feed