oleh

Warning PNS Terjerat Narkoba

PRABUMULIH – Dua bulan terakhir ini, setidaknya Tim Macam Putih Satres Narkoba sudah menangkap tiga PNS di lingkungan Pemkot terjerat narkoba. Ketiganya, yakni Andi Rozali (PNS Diskop dan UMKM), Nova Satria Wijaya (PNS Guru SMPN), dan terakhir Handy Virdiansyah (PNS UPTD Pasar Inpres).

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kasatres Narkoba, AKP Fadilah Ermi Ersa Yani SSos SIk mewarning para PNS khususnya yang masih terjerat dan tergantung dengan narkoba, untuk segera berhenti.

Lanjutnya, pencandu narkoba dari kalangan PNS akan menjadi targetnya. “Kalau tidak mau berhenti, yah siap-siap ditangkap. Tim Macan Putih, akan terus melakukan pengembangan dan penyelidikan guna meringkus para PNS terjerat narkoba ini,” terang Dila, sapaan akrabnya, Senin (28/9/2020).

Kalau mau stop atau memilih rehab, akunya itu lebih baik. Apalagi, sudah ada maklumat Kapolda Sumsel untuk memberantas penyebaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Bukan hanya PNS saja, tetapi seluruh pelaku alias pemain peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan kita gulung. Untuk menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut,” jelasnya.

Sebutnya, mengacu Undangan-Undang (UU) No 35/2009 tentang narkoba dan psikotropika. “Ancaman penjara dan denda, pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba cukup berat. Terancam paling singkat 4 tahun penjara dan dena minimal Rp 800 juta,” ujarnya.

Informasi dihimpunnya, masih banyak PNS di lingkungan Pemkot terjerat narkoba tersebut. Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot untuk melakukan sosialisasi. “Termasuk juga melakukan tes urin dadakan bagi PNS di lingkungan Pemkot,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed