oleh

Warga Tanjung Menang Mulai Terima Kompensasi

PRABUMULIH – Kompensasi yang dijanjikan PT Pertamina EP Asset 2 atas musibah air asin dan retaknya rumah di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan sejak Senin lalu (6/11) mulai dibayarkan.

Manager Legal And Relation (LR) PT Pertamina EP Asset 2, Sigit Dwi Aryono melalui Asmen Govermen And Public Relation, M Gustav Akib menerangkan, kalau untuk pergantian tanam tumbuh sebanyak tiga orang warga sudah selesai pembayarannya.

“Sedangkan, 105 orang warga yang rumahnya retak. Juga, pembayaran telah mulai dilakukan dan warga telah menerimanya,” ungkapnya.

Lanjut Gustav, pembayaran kompensasi tersebut bentuk komitmen PT Pertamina EP Asset 2, bertanggung jawab atas munculnya air asin dan keretakan rumah warga di wilayah kerja dan operasi perusahaan.

“Sesuai kesepakatan di DPRD, jika ada indikasi munculnya air asin dan keretakan rumah warga. Kita siap bertanggung jawab dan sudah kita lakukan, melalui pemberian kompensasi,” kata dia.

Ungkapnya, pembayaran kompensasi tersebut didasari atas kajian dan evaluasi tim terpadu yang telah dibentuk sebelumnya. Dan, pembayaran tidak bisa dilakukan tidak sesuai ketentuan. Karena, diawasi DPRD dan pihak kepolisian serta kejaksaan negeri (kejari).

“Secepatnya, pembayaran kompensasi kepada 105 orang warga Desa Tanjung Menang kita selesaikan,” ucapnya.

Asmen Legal And Relation (LR) PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field, Titi Dwi Padmayanti didampingi Relation and Formality Staf, Afriyanto menerangkan, tanggung jawab kompensasi perusahaannya kepada PT Pertamina EP Asset 2 telah dilaksanakan.

“Sudah mulai dibayarkan, baik ganti tanam tumbuh. Dan juga, keretakan rumah warga. Dan, paling lambat Jumat ini pembayaran kompensasi telah selesai,” kata dia.

Sekarang ini, pihaknya terus mengupayakan bersama warga terkait pembayaran kompensasi sesuai hasil kajian dan evaluasi tim terpadu. “Pembayaran kompensasi ini, bukti keseriusan kita berkomitmen bertanggung jawab atas kejadian di wilayah Desa Tanjung Menang,” bebernya.

Kades Tanjung Menang, Asmedi Cik Adam dikonfirmasi menerangkan, tak menampik kalau pembayaran kompensasi tanam tumbuh dan keretakan rumah sudah mulai dilakukan.

“Kita bersyukur, PT Pertamina EP Asset 2 telah memenuhi janjinya bertanggung jawab dan memberikan kompensasi atas kejadian yang terjadi di desa kita. Warga kita telah mulai menerima kompensasi,” akunya.

Namun, Asmedi buru-buru menerangkan, kalau kompensasi yang diterima setiap warga jelas berbeda. Bergantung dengan hasil kajian dan evaluasi tim yang telah dibentuk, dan menurutnya masyarakatnya harus menerima.

“Kita minta kompensasi tersebut segera cepat dituntaskan, sehingga tidak ada keluhan lagi dari masyarakat,” bebernya.

Wakil Ketua I DPRD, HM Daud Rotasi SSos MM mengatakan, mengapresiasi komitmen PT Pertamina EP Asset 2 menyelesaikan pemasalahan yang menimpa warga Desa Tanjung Menang.

“Syukur kalau begitu, artinya PT Pertamina EP Asset 2 memang menepati janjinya seperti kesepakatan kita di DPRD. Untuk memberikan kompensasi kepada warga Desa Tanjung Menang, akibat munculnya air asin dan keretakan rumah warga.

Selain itu, masyarakat harus legowo dengan kompensasi yang diberikan. Lantaran, mana mungkin kompensasi antara warga yang satu dengan lainnya sama.

“Apalagi, hitungannya berdasarkan evaluasi dan kejadian tim terpadu. Masyarakat harusnya menerima, PT Pertamina EP Asset 2 telah bertanggung jawab,” pungkasnya. (06)

News Feed