oleh

Warga Tak Bermasker Bakal Kena Denda

  • Dinkes Susun Draf Perwako

PRABUMULIH –   Masih banyaknya penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih, dikarenakan ketidak patuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Terbukti, sejak penerapan new normal penggunaan masker semakin kendor. Padahal diketahui, masker menjadi salah satu senjata ampuh dalam mencegah penyebaran covid-19.

Belum lagi, dalam beraktivitas masyarakat mulai abai dengan tak menjaga jarak, hingga abai dengan tak lagi rajin mencuci tangan.

Nah, untuk menekan penyebaran covid akibat ulah masyarakat yang lalai dengan tak mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih akan menyebarkan Surat Edaran (SE) terkait denda bagi warga tak patuh protkes.

“Ada edaran dari Gubernur, bagi yang tidak bermasker akan didenda. Nanti akan kita sebarkan dan kita didaerah siap menjalankan,” kata Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr H Happy Tedjo S MPh melalui Sekdin Drg Sri Widiastuti Kota Prabumulih siap menjalankan SE tersebut. Dimana nanti SE tersebut akan diperkuat dengan Perwako (Peraturan Wali Kota), yang juga mengatur biaya denda bagi warga yang tak menggunakan masker.

“SE dari Gubernur Jumat (7/8/2020) baru turun, jadi kami akan susun dulu drafnya. Kita nanti sesuai perwako berapa denda, karena untuk denda itu sesuai daerah masing-masing,” terangnya.

Dalam kesempatan itu Sri menerangkan, terkait situasi saat ini akan melakukan penangangan sesuai pedoman. “Kemarin (awal covid-19) kita serius, tapi sekarang lebih serius lagi,” tegasnya.

Mantan Kepala Puskesmas Prabumulih Barat ini menambahkan, penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih tetap bisa dicegah dengan protokol kesehatan. Yang syaratnya tidaklah sulit. “Pakai masker, cuci tangan jaga kebersihan, dan jaga jarak jangan berkerumun hanya 3 itu. Dengan 3 itu kita tetap bisa beraktivitas, dan kami dinas kesehatan akan melakukan penanganan sesuai pedoman,” tukasnya. (08)

 

 

Komentar

News Feed