oleh

Warga Binaan Terancam Kekeringan. Sehari Butuh 2 Ribu Liter

-Hukum-54 views

PRABUMULIH – Hujan turun tidak menentu, membuat khawatir warga binaan tengah menjalani hukuman di Rumah Tahanan Kelas (Rutan) Kelas IIB. Pasalnya, kebutuhan air perharinya mencapai 2 ribu liter menipis, memenuhi warga binaan mencapai 500-an orang lebih. Kepala Rutan Kelas IIB, Reza Mediansyah Purnama AmdIP SH melalui Kasubsi Peltah, Yusup SH menerangkan, agar warga binaan tidak khawatir. Rutan, kata dia, terpaksa membeli air kepada PDAM Tirta Prabu Jaya.

“Walaupun suplai air dari sumur bor dan juga ditambah beli dari PDAM Tirta Prabu Jaya. Nampaknya, belum mencukupi dan hujan sudah dua bulan tidak lebat. Kemarin, memang hujan tetapi sekali lewat saja,” akunya, Rabu (28/8) dibintangi awak media. Alasannya, terpaksa beli. Kata dia, karena sumber air dari sumur bor milik rutan. Sudah tidak maksimal dan optimal lagi, untuk memenuhi kebutuhan warga binaan mencapai 2 ribu liter perharinya.

“Air PDAM diperuntukan untuk air minum, sehari 1 mobil tangki,” ujarnya. Sambungnya, air sumur bor hanya mampu memenuhi kebutuhan dapur rutan saja. Untuk keperluan, proses masak memasak sebagai konsumsi warga binaan dan kebutuhan mandi. “Karena, kekurangan air. Sejumlah warga binaan terpaksa, tidak mandi,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Prabu Jaya, Fajar Chriswary Wardana ST membenarkan, kalau rutan hampir setiap hari Rutan Kelas IIB membeli satu tangki air kepada pihaknya. “Karena, Rutan Kelas IIB instansi sehingga terpaksa beli. Tidak bisa kita suplai begitu saja, karena ada pertanggung jawabannya,” sebutnya. Sambungnya, sejauh ini pembelian air dari rutan relatif disuplainya, rutin setiap harinya. “Memang setiap hari Rutan beli, sehari paling tangki,” tambahnya. (03)

Komentar

News Feed