oleh

Wako : Jangan Mau Diadu Domba

-Metropolis-84 views

PRABUMULIH – Sebanyak 161 veteran di Kota Nanas ini, Sabtu lalu (17/8) usai penaikan bendera menerima sejumlah bantuan digulirkan Pemerintah kota (Pemkot) dan sejumlah pihak. Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menerangkan, bangsa Indonesia sudah dijajah 350 tahun, baik oleh Belanda atau Jepang.

“Jangan mau lagi diadu domba dan dipecah belah, sudah cukup. Orang mengadu domba, hanya ingin mengambil sumber daya alam (SDA) lalu pergi,” pesan Ridho, sapaan akrabnya, Sabtu (17/8), usai penyerahan bantuan dan penghargaan tersebut.

Seperti halnya di Bumi Seinggok Sepemunyian ini, orang ini mengibaratkan. Sekarang ini, banyak pihak luar mengincar batubara memanfaatkan warga kota ini untuk mengeruknya dengan alasan peluang kerja.

“Makanya, jangan mau diadu domba dan dipecah belah. Mari kita bersatu dan kompak, menjaga SDA kita supaya tidak diambil dan dikuasai orang luar,” sebut suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Ungkapnya, siapa lagi mau mencintai kota ini. Kata dia, kalau tidak masyarakatnya sendiri bersikeras mempertahankan SDA-nya sendiri. Agar tidak dikeruk dan dinikmati orang lain.

“Kaya SDA, bukan jaminan warganya sejahtera. Malah sebaliknya, banya warganya miskin. Di masa pemerintahan kita, memanfaatkan sejumlah program mengentaskan kemiskinan dan berupaya terus mensejahterakan masyarakat,” aku ayah tiga anak ini.

Contohnya sekarang ini, pada peringatan HUT RI ke-74 ini. Tidak hanya Pemkot memberikan tali asih kepada veteran, begitu juga sejumlah perusahaan dan perbankan ikut andil. “Mari kita bahu membahu, untuk mensejahterakan dan membangun masyarakat kota ini,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed