oleh

Wako Berang PHL Ribut Uang Makan

PRABUMULIH – Tuntutan para Pekerja Harian Lepas (PHL) untuk segera mendapatkan gaji dan uang makan direspon Wali Kota Ir H RIdho Yahya MM.

Wako yang dibincangi kemarin terdengar berang dengan ulah para PHL-yang seolah tak sabar menanti proses pencairan. Terlebih lagi saat ini, katanya, Pemkot tengah berupaya memperjuangkan para PHL periode 2013-2015 uang makan atau tambahan gaji tersebut.

“Sebenarnya, kalau kita mematuhi aturan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), para PHL tidak layak dan berhak atas uang makan. Hanya PNS (Pegawai Negeri Sipil) saja yang boleh mendapatkannya. Kalau kita mau, tidak kita berikan semua alias dibatalkan tambahan gaji semuanya,” ujar Ridho sapaan akrabnya kepada koran ini, kemarin (8/3) sambil menyebutkan, kalau gaji PHL minggu-minggu ini akan segera dibayarkan.

Tetapi, ungkapnya hal itu tidak demikian. Ia tetap memberikan uang makan tersebut. Hanya saja, kini dialihkan dan dimasukkan ke dalam gaji. Agar pendapatan meningkat, dan tidak hanya menerima gaji saja. “Kita berikan tambahan gaji ini, agar para PHL lebih sejahtera. Ini bentuk kepedulian kita memikirkan nasib para PHL,” kata dia.

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu menambahkan, pihaknya tengah menghitung jumlah anggaran dan juga data PHL 2013-2015 tersebut. Kalau angggarannya, memadai jelas akan diberikan.

“Harusnya para PHL ini bersabar, jangan ribut-ribut kemana-kemana seperti sekarang ini. Sementara itu, periode 2013-2015 yang kita usahakan menerima tambahan gaji. Sementara itu, PHL 2015 ke atas gaji saja dahulu,” kata ayah tiga anak ini.

Sebelumnya, Komisi I DPRD telah memanggil Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyikapi masalah uang makan tersebut. SKPD yang dipanggil di antaranya; Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPMSDM), Bagian Hukum dan Perundangan-Undangan, dan Bagian Keuangan.

“Hasilnya, memang Pemkot merencanakan menambah gaji PHL periode 2013-2015. Sekarang ini, tengah dilakukan penghitungan anggarannya menurut pihak BKPSM ketika kita panggil belum lama ini,” kata Wakil Ketua Komisi I, Hery Gustiwan ST.

Hery mengatakan, kalau ada anggarannya sudah selayaknya, para PHL tersebut diberikan tambahan gaji. Apalagi, memang sudah cukup lama mengabdi di lingkungan Pemkot. “Harus diprioritaskan memang para PHL yang telah lama mengabdi mendapatkan tambahan gaji tersebut ketimbang yang baru 1-2 tahun,” tukasnya.

Wati (24), salah satu PHL di lingkungan Pemkot mengaku kecewa ulah PHL yang baru kerja di atas periode 2013 yang berebut mendapatkan tambahan gaji. Padahal, dirinya sendiri sejauh ini belum mendapatkan uang makan.

“Paling penting sekarang ini, gaji dulu dibayarkan. Lah duo bulan dak gajian ini, kalo masalah uang makan belakangan. Nak makan apo kito, men kagek tigo bulan dak gajian lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan, kalau orang seperti dirinya yang tidak punya siapa-siapa. Yah, menunggu saja dan kalau memang nantinya tambahan gaji tersebut diberikan patut disyukuri saja.
“Kalau rencana tersebut memang benar, alhamdulillah. Kita mendapatkan tambahan gaji, tetapi kalau belum namanya belum rezeki,” tandasnya. (06)

News Feed