oleh

Wajib Kuasai Tiga Program

-Pendidikan-108 views

ANGKATAN 45 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN), wajibkan para siswa menguasai tiga program selama menjadi siswa di MAN. Ketiga program tersebut adalah tahfiz Al Qur’an , tahlil dan penyelenggaraan shalat jenazah merupakan pencapaian minimal yang harus dikuasai oleh para siswa setelah keluar dari MAN.

Hal ini mulai disosialisasikan sejak pertama siswa baru masuk dan mengikuti kegiatan di MAN 1 Prabumulih. “Tiga point penting tersebut harus dikuasai oleh para alumni, yang pada intinya adalah tahfiz al quran dan ilmu ke masyarakatan. Untuk tamat, minimal siswa harus hafal 3 jus al Quran, tau tahlil dan shalat jenazah serta doa doanya” kata kepala sekolah Budiman SPdI MM saat dibincangi koran ini Rabu (24/7).

Pria berkaca mata ini mengatakan, jika belum menguasai ketiga point tersebut maka para siswa tidak boleh menerima ijazah dari MAN. Karena jika masih tetap menerima ijazah, hanya akan menjadi momok dan memberikan beban moral pada siswa. “Jangan sampai dimasyarakat para alumni tidak bisa memberikan contoh, setelah mengasaai ilmu tersebut maka mereka tidak akan malu mengaku bahwa pernah sekolah di MAN. Suatu saat ilmu kemasyarakatan ini pasti akan digunakan,” katanya menjelaskan.

Mengenai tekhnisnya, pria ini sudah merencakana secara matang. Para siswa harus memegang sertifikat kelulusan atas penguasaan hafalan atau tahfiz qur’an minimal 1 juz, tahlil, penyelenggaraan shalat jenazah dan doanya. “Nanti kita akan tukarkan kemampuan mereka terhadap tiga hal tadi dengan ijazah, jika belum ada sertifikat maka ijazah akan ditahan hingga mereka mampu,”katanya.

Lebih jauh ia mengatakan, dengan target pencapaian tersebut membuat pihaknya tidak mudah menerima siswa pindahan. Apaladi dari sekolah umum yang harus memulai belajar dari awal lagi tentang pengetahuan keagamaan ditingkat Aliyah. “Yah intinya kalau ada yang mau masuk dan sesuai dengan standar kita, mengapa tidak diterima. Tapi kalau tidak sesuai mohon maaf. Kita harus pertahankan kebijakan kita,” tandasnya seraya mengatakan hal ini demi kualitas lulusan MAN.

Untuk mempermudahkan pencapaian target tersebut, Budiman mengatakan sudah menugaskan masing-masiang guru untuk bertanggung jawab atas hafalan dan tugas siswa MAN 1. “Masing-masing guru bertanggung jawab untuk menerima setoran hafalan minimal 10 siswa, mudah mudahan program ini dapat terwujud sesuai harapan kita, karena sudah menjadi program wajib sekolah,” tandasnya. (05)

Komentar

News Feed