oleh

Wacanakan Tambah Dua SMP Negeri

-Pendidikan-145 views

PRABUMULIH – Jumlah SD Negeri dan SMP Negeri dinilai belum berimbang. Sehingga, menyulitkan daya tampung menghadapi kelulusan SD. Nah, terkait hal itu, Dinas Pendidikan mewacanakan akan melakukan penambahan SMP Negeri.

Kepala Disdikbud, Kusron SPd MSi kepada koran ini mengungkapkan, kalau langkah awal yang akan dilakukan pihaknya untuk melakukan penambahan SMPN, yaitu melakukan pemetaan zonasi.

“Kita harus tahu, lewat pemetaan di zonasi mana perlu ditambah SMPN. Khususnya, wilayah padat dan berdasarkan jarak. Kita rasa tepat untuk melakukan penambahan SMPN,” akunya, Selasa, 25/6.

Ia tidak menampik, bakal mewacanakan tahap awal menambah 2 SMPN. Apalagi, jumlah SMPN dan swasta sejauh ini, hanya 17 sekolah. Sedangkan, SDN dan swasta berjumlah 97 sekolah.

“Rencananya, kita tambah 2 SMPN dahulu. Kita lihat kebutuhan nanti, sehingga masalah zonasi ini bisa teratasi. Kalau di desa, kita rasa cukup satu SMPN. Apalagi, jumlah penduduk atau siswanya tidak terlalu banyak. Berbeda, kebutuhan SMPN di kota. Karena, memang jumlah siswanya banyak,” sebutnya.

Harapannya, kata dia, penambahan SMPN ini bisa menjadi solusi masalah zonasi ini. Sehingga, makin banyak siswa bisa tertampung di sekolah negeri. “Keinginan masyarakat, ingin memasukkan anaknya sekolah negeri bisa terakomodir,” jawabnya.

Sementara itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menyambut baik, rencana pendirian SMPN yang digagas Disdikbud. Menurutnya, Kepala Dinas (Kadis) harus kreatif dan inovatif.

“Jangan hanya menunggu ide dari kita, kalau demikian kita siap mendorongnya. Kalau memang diperlukan, sah-sah saja mendirikan 2 SMPN. Apalagi, sekarang ini telah mengusung kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” akunya.

Ia pun berharapa sama, adanya pendirian sekolah ini menjadi solusi, untuk daya tampung sekolah negeri. Sehingga, keinginan masyarakat bisa terpenuhi memasukkan anaknya ke sekolah negeri. “Silakan Kadisdikbud, masukkan program nanti jelas menjadi pertimbangan kita dan menjadi skala prioritas untuk diwujudkan dan dijalankan,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed