oleh

Viral, Wako Prabumulih Cegat Angkutan Berat Masuk Kota

-Metropolis-426 views

PRABUMULIH – Aksi Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM mencegah angkutan berat yang melintas dalam kota dan sempat memarahi petugas Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi viral didunia maya khususnya Facebook (FB).

Kejadian tersebut berlangsung Selasa lalu (12/3), sekitar pukul 09.00 WIB ketika dalam perjalanannya ke Kantor Walikota (Wako) menghadiri kegiatan simulasi PAM pemilihan umum (pemilu).

Melihat angkutan berat berjenis truk masuk dalam kota, begitu setibanya di Simpang Tugu Air Mancur meminta sopirnya berhenti didampingi petugas pengawalan. Ia langsung mencegat truk tersebut.

Di dalam video yang disebarkan atau diposting Humas Pemerintah kota (Pemkot). Wako sempat memarahi, sopir angkutan berat yang melanggar alias bandel memasuk jalan dalam kota.

“Bapak lewat mano tadi,” kata dia kepada sopir direkam dalam video berdurasi 37 detik itu. “Lewat Muaro Duo Pak,” jawab si sopir.

Lantas, Orang Nomor Satu di Kota Nanas ini dengan nada kesal mengatakan, kalau Jalan Muara Dua rusak siapa tanggung jawab. “Jangan nak lemaknyo bae, kasihan warga kami. Kamu kan biso lewat Jalan Lingkar, kami pengen jugo jalan bagus terus. Idak rusak, kareno dilewati sopir cak kalian ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Drs Mulyadi Musa MSi menanggapi soal hal tersebut. Pihaknya akan meningkatkan pengawasan lagi terhadap truk yang melintasi kota ini, lantaran hanya truk sembako dan BBM boleh melintas.

“Iyo benar nian, kemaren Pak Wako nyegat mobil angkutan berat masuk atau melintas dalam kota. Ini menjadi koreksi bagi Dishub, untuk meningkatkan pengawasan angkutan yang melintas dalam kota,” sebutnya.

Ungkapnya, petugasnya juga ditegur agar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Agar mobil angkutan berat, distop dan dialihkan ke Jalang Lingkar.

“Apalagi, sudah jelas aturan dan peraturan walikota (perwako)-nya. Angkutan berat, tidak boleh melintasi dalam kota. Kita ingatkan lagi, petugas kita untuk mencegat dan mengalihkan angkutan berat yang bandel melintasi dalam kota,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu nara sumber terpercaya koran ini menerangkan, wako tidak hanya mencegat dan memarahi sopir. Tetapi, juga memarahi petugas yang berjaga di Simpang Tugu Air Mancur tersebut.

“Wako marah, kenapa mobil tersebut bisa melintas. Padahal, ada petugas yang berjaga di lokasi tersebut,” terangnya, agar namanya tidak disebutkan.

Kata dia, kejadiannya ketika wako hendak ke kantor. Melihat angkutan berat melintas, langsung distop dan dicegat. “Pak Wako langsung berbicara dengan sopir, dan menanyakan alasannya memaksa masuk dalam kota,” pungkasnya. (03)

News Feed