oleh

Usul Ada Petugas Pengatur Tamu

Terkait Hajatan Kembali Marak

PRABUJAYA – Mulai maraknya keramaian dalam hal ini pelaksanaan hajatan, saat pandemi Covid-19 menjadi perhatian.

Karena itulah, Rabu (13/1/2021) Polsek Prabumulih Timur, besama Kecamatan Prabumulih Timur, Puskesmas Delinom, menggelar rapat tentang mengumpulkan orang banyak dimasa pandemi.

Pertemuan yang digelar di aula pertemuan Kecamatan Prabumulih Timur itu juga mengundang pihak kelurahan.

Nah, dalam pertemuan itu ada banyak usulan dan kendala yang ada di lapangan terkait protokol kesehatan di acara keramaian.

“Kadang kita ini satu hari bisa sampai 4 hajatan. Ini jadi kendala, karena kami dari kelurahan keliling ngasih imbauan sangat tidak mungkin,” kata Lurah Karang Raja Jusmairi.

Dengan kondisi ini, menurutnya perlu adanya petugas pengatur tamu yang disiapkan oleh pihak penyelenggara acara. “Sebelum acara kan masyarakat buat NA, ini bisa kita tawarkan ada jasa mengatur tamu ke yang akan punya hajat,” ujarnya memberikannya saran.

Selain keramaian hajatan, keramaian saat ada warga yang meninggal juga menjadi perhatian. “Ini sesuatu yang tidak direncanakan, ini yang kadang kendala,” ucap Lurah Prabujaya Septa Ariandi SE MSi.

Kapolsek Prabumulih Timur Herman Rozi SH MH menyampaikan, aparat kepolisian akan terus melakukan sosialisasi tentang protokol kesempatan sebagaimana pencernaan Covid 19.

“Kami dak akan bosan bosan,  untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar penyebaran covid bisa ditekan,” tegasnya.

Sebagai salah satu solusi, dalam upaya sosialisasi terhadap acara keramaian terutama hajatan. Menurutnya perlu adanya komunikasi dan koordinasi  antar semua pihak. “Para Lurah bisa share kegiatan dimana yang memang tidak protokol kesehatan, jadi kita patroli bersama. Baik dari Puskesmas, Polsek, Linmas, Babinsa Babinkamtibmas dimasing-masing wilayah,” jelasnya diacara yang juga dihadiri Danramil Kapt Broto Santoso.

Sementara itu, Camat Prabumulih Timur Joni Panhar ST MM menambahkan, rapat lintas sektor tersebut sebagai upaya mengingatkan kembali kepada masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

“Mungkin karena covid sudah lama, jadi sudah ada yang bosan dan lupa. Jadi perlu ada wadah, nanti melalui patroli gabungan cek kesiapan keramaian. Bagi yang ada tak patuh akan didatangi oleh tim gabungan dan akan dipantau,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed