oleh

Usir Nyamuk DBD, Jumantik  Turun Gunung

-Kecamatan-20 views

PATIH GALUNG – Untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Jumantik (juru  pemantau jentik) di Kelurahan Patih Galung “turun gunung”. Aksi kader jumantik dalam membasmi jentik tersebut, makin digencarkan saat memasuki musim hujan.

Ketua Jumantik Kelurahan Prabumulih Farida Ariyani menuturkan, gerakan 1 rumah 1 jumantik kembali digencarkan meski dalam kondisi pandemi. “Sebenarnya sudah lama, sejak 2016 ada. Makin digiatkan lagi sejak ikut studi banding bersama pak wali. Tapi terhenti karena corona, dan sekarang kami giatkan lagi,” kata Farida.

Perempuan yang juga merupakan Ketua RT 4 RW 2 ini mengatakan, dengan adanya kader jumantik dan GIRIJ. Penampungan air yang ada di rumah-rumah warga diperiksa oleh para kader. “Kalau ada jentik itu harus dibersihkan, dan diberi abate sehingga nyamuk tidka bersarang dan berkembang biak,” ujarnya.

Diakui Farida, sejak adanya GIRIJ kasus DBD di Kelurahan Patih Galung makin berkurang. Bahkan dalam perbulan kadang nihil kasus. “Alhamdulillah, warga mulai sadar dan mengerti karena kita juga rajin sosialisasi. Dan untuk kasus sudah mulai berkurang, bahkan tidak ada,” imbuhnya mengatakan GIRIJ memiliki posko dan struktur kader.

Nah, selain mengantisipasi DBD dengan GIRIJ. Di Kelurahan Patih Galung juga mulai digalakkan dengan menanam tanaman pengusir nyamuk. “Kita mulai buat kebuh GIRIJ, tanamannya penguris nyamuk seperti zodia, lavender dan serai wangi. Jadi selain ada toga sayuran juga ada toga pengusir nyamuk,” tuturnya.

Lurah Kelurahan Patih Galung Sopyan Hadi STHI menuturkan, GIRIJ bertujuan untuk membasmi jentik nyamuk di rumah warga. “Kita berharap kedepan, kasus DBD benar-benar nihil nantinya. Karena selian GIRIJ aktif masyarakat juga diharapkan aktif menjaga kebersihan lingkungan degan PHBS dan PSN,” tukasnya.(08)

 

 

Komentar

News Feed