oleh

Update Covid-19 pada 23 April, di Prabumulih Tambah 2 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Corona

-Metropolis-142 views

//Total Positif Covid-19 Sebanyak 16 Kasus

PRABUMULIH – Pasien terkonfirmasi positif asal Prabumulih kembali bertambah dua kasus. Ini berdasarkan data Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut. “Iya, hari ini (kemarin, red) memang bertambah dua kasus terkonfirmasi positif asal Prabumulih. Sudah kita konfirmasi ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi,” aku Tedjo dikonfirmasi, Kamis  (23/4).

Ia menjelaskan, keduanya perempuan berumur 18 tahun dan perempuan berumur 4 tahun. “Juga, kedua masih keluarga dan hasil swab Contact Tracking (CT) telah dilakukan sebelumnya dari keluarga terkonfirmasi positif,” terangnya.

Masih kata dia, sempat mengira awalnya dari 8 swab dilakukan CT 2 sudah positif. Dan, lainnya negatif ternyata itu salah. “Karena, belakangan diketahui Laboratorium Bapelkes Palembang kehabisan reagen. Belakangan, tidak tahunya bertambah lagi dua terkonfirmasi positif. Kita tengah pastikan lagi, hasil 8 swab kemarin telah diperiksa seluruhnya atau belum,” tukasnya.

Ungkapnya, dua terkonfirmasi positif sebelumnya telah dirawat di salah satu RS swasta di Kota Nanas ini. “Guna proses penyembuhan, selain itu RSMH Palembang dalam keadaan penuh,” pungkasnya. Pihak Keluarga Sesalkan Lambannya Keluar Hasil Swab

Pihak keluarga sangat menyayangkan, lambannya keluarnya hasil swab pemeriksaan laboratorium sejak awal. “Harusnya, kalau pemeriksaan swab keluar lebih cepat tidak jadi begini, kita berupaya memutus mata rantai. Dengan memisahkan terkonfirmasi positif, tetapi upaya tersebut selalu gagal,” ujar pihak keluarga tidak mau disebutkan namanya.

Ungkapnya, kalau begini sampai kapan mata rantainya bisa diputus. Kalau hasil swab CT selalu terlambat, dan lagi-lagi ada positif. “Selain melakukan karantina mandiri, sudah kita ikuti semua aturan Dinkes. Nyatanya, proses pemutus mata rantai di keluarga sangat lamban sekali. Setiap kali, terkonfirmasi positif sudah kita pisahkan. Rumah sudah kita sterilkan. Mau bagaimana lagi, dan sampai kapan isolasi mandiri usai,” pungkasnya. (03/01)

Komentar

News Feed