oleh

Undang Orang Tua Sebelum Siswa Sekolah

-Pendidikan-299 views

 

PRABUMULIH – Rencana pembelajaran tatap muka di sekolah, disambut gembira oleh para orang tua. Bahkan, terkait itu menteri pendidikan Nadiem Makarrim sudah menyetujui agar sekolah tatap muka dimulai tahun 2021.

Nah, sebelum pelaksanannya para orang tua berharap agar baik siswa ataupun para tenaga pengajar untuk di tes terlebih dahulu sebelum benar-benar masuk sekolah. Hal ini diharapkan agar tak terjadi penularan kasus di sekolah.

“Khawatirnya nanti ada yang sakit, terus sekolah anak kita kena. Tapi sejujurnya sudah kepengen anak sekolah. Demi keamanan mudah-mudahan semua nanti di tes dulu sebelum masuk,” harap sejumlah orang tua.

Menanggapi itu Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM menuturkan, sebelum tatap muka siswa dimulai pihaknya terlebih dahulu akan mengundang orang tua untuk ke sekolah.

“Rencana pertama mungkin wali murid dulu yang ke sekolah. Sehingga melihat kondisi keadaan sekolah. Jadi jangan anaknya dulu, mungkin nanti kita atur 2 -3 minggu lagi orang tua murid kita undang untuk sekolah,” kata Ridho Yahya dibincangi usai menghadiri Paripurna di Gedung DPRD, Senin (23/11/2021),

Dengan orang tua datang langsung ke sekolah ungkap Ridho, akan memberikan keyakinan bagi wali murid. “ Ke sekolah melihat kondii sekolah sehingga saat menyekolahkan anak punya keyaikinan tehadap protokol yang diterapkan sekolah,” ujarnya.

Lebih jauh, walikota dua periode ini meambahkan antisipasi pencegahan covid-19 tentu sudah difikirkan. Yakni dengan menyiapkan tenaga kesehatan di masing-maisng sekolah.

“Setiap skeolah kita siapkan 2 tenaga kesehatan, kerjasama dengan dinkes untuk menatau pekambangan anak. Itu sudah kita peritungkan, insya allah mungkin dalam 2-3 hari kita rapat,” imbuhnya.

Sementara bagi siswa atau tenaga pengajar yang bergejala ungkap Ridho, sebelum dilakukan pemeriksaan untuk belum mengikuti tatap muka. “Bagi mereka yang ada gelaja, mungkin sebelum ada pemeriksaan benar-benar sehat,  jangan tatap muka dulu itu kita hindari yang penting jangan beresikolah,” pesannya.

Disinggung mengenai rencana sekolah, apakah untuk semua jenjang pendidikan. Ayah tiga anak ini menegaskan, ditahap awal direncanakan untuk tingkat SMA, SMP. “Mungkin dari SMP, kalau TK nantilah. SD pun kita coba kelas 6,” tukasnya.

Ketua DPRD  Sutarno SE menuturkan, untuk pembelajaran tatap muka dari hasil sidak dilapangan sekolah sudah banyak yang siap. Hanya saja, terkait pemeriksaan kesehatan bagi siswa dan orang tua haruslah bekerjasama dengan dinas kesehatan.

“Koodinasinya dengan dinas kesehatan, apakah harus dirapid karena kan ketersediaan terbatas tidak tercover kalau semua. Hanya memang ini peran orang tua, guru kalau memang sakit, demam ada gejala ya tidak usah sekolah dulu. Kalau ada gejala di rapid atau tidak usah sekolah dulu,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed