oleh

Ubah Paradigma Kerja Jadi Kinerja

PRABUMULIH – Mengejar nilai evaluasi dari C ke B, Pemerintah kota (Pemkot) mengadakan coaching clinic sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) bagi jajarannya atau organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (8/7) di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Perkantoran Pemkot.

Tidak main-main, Pemkot mendatangkan langsung Asiten Deputi (Asdep) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), Ronald Andrea Annas Ak untuk memberikan pendampingan atau coaching clinic tersebut.

“Kunci peningkatan nilai evaluasi SAKIP, C ke B. Indikatornya, kinerja bukan kerja,” ucapnya di sela-sela coching clinic tersebut dihadap para Kepala OPD dan Staff di lingkungan Pemkot, kemarin.

Ronal mengungkapkan, jika ingin terwujud C ke B. Pesannya, 1/3 OPD harus masuk akuntablitas kinerja. Lalu, 2/3 OPD harus masuk manajemen kinerja. Selain itu, tujuan harus lebih tinggi dari sasaran.

“Itulah yang harus dipahami OPD, ubah paradigma aja kerja menjadi kinerja,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), Elman ST MM mengatakan, adanya coaching clinic tersebut bisa meningkatkan pemahaman OPD, membuat laporan SAKIP.

“Dengan pemahaman tersebut, tujuan akhirnya nilai evaluasi SAKIP bisa ditingkatkan dari C ke B,” jelas Elman.

Lanjut Elman, jika OPD sudah memahami. Jelas tahu apa yang harus diperbaiki atau kekurangannya selama ini, sehingga pelaporan SAKIP-nya makin baik. “Apalagi, Asdep Kemen PAN-RB telah gamblang memberikan kiat-kiat guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan para Kepala OPD dan Staff, pada penyusunan SAKIP. Mudah-mudahan penilaian nilai evaluasi dari C ke B, bisa diwujudkan,” pungkas orang nomor satu di lingkungan PNS ini. (03)

Komentar

News Feed