oleh

Uang Bansos Dilarang untuk Beli Rokok

PRABUMULIH – Penerima bantuan sosial (Bansos), salah satunya Program Keluarga Harapan (PKH) bakal lebih ketat.

Betapa tidak, selain harus dilakukan graduasi dengan ditagetkan 30 persen, oleh pemerintah pusat di tahun 2021. Penggunaan uang dari bansos termasuk PKH juga lebih ketat.

Dimana, penerima dilarang membeli rokok. “Yang jelas di tahun 2021 itu lebih ditekankan lagi oleh pak presiden dan menteri baru, bansos hanya untuk membeli kebutuhan pokok dan pangan,” kata Redi Elpison SE MM selaku Koordinator PKH Kota Prabumulih, saat dibincangi Senin (4/1/2021).

Selain itu kata Redi, untuk target graduasi 2021 harus 30 persen. Nah, terkait itu kata dia sulit terwujud bila yang graduasi murni dari kesadaran masyarakat.

“Kalau yang dari kesadaran sendiri mundur agak sulit, tapi memang akan didata lagi yang penerima sudah sejak 2013. Itu yang masuk sasaran graduasi. Yang diatas 5 tahun dilihat lagi, di tahun ke 6. Kalau sudah ada perubahan dan sudah dinilai mmalu maka akan diusulkan digraduasi,” imbuhnya.

Sementara itu lanjut dia, dalam pendataan ulang tersebut akan melibatkan RT RW, Kelurahan serta aparat keamaan setempat (babinsa, bhabinkamtibmas). “Tak hanya pendamping PKH saja, tapi juga RT RW dan lainnya. Dengan demikian penerima tak akan bekelit, karena RT tau langsung kondisi warga,” terangnya mengatakan untuk usulan baru PKH di Kota Prabumulih mencapai 2 ribu lebih.

Lebih jauh Redi menyampaikan, program PKH disalurkan untuk tiga komponen. Yakni: kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. “Kesehatan meliputi ibu hamil dan balita, untuk pendidikan itu meliputi keluatga yang memiliki anak SD hingga SMA dan kesejahteraan sosial itu meliputi lansia (usia 70 tahun) dan disabilitas berat,” terangnya.

Kepala Dinas Sosial, Drs A Heriyanto MM menyampaikan, untuk sistem data base bansos mendatang memang akan lebih disempurnakan. “Data data itu masuk data base, melalui aplikasi sistem kesejahteraan sosial jadi akan lebih disempurnakan. Dan memang melibatkan Kelurahan RT RW,” tukasnya mengatakan sosialis ke Kecamatan kelurahan desa terkait penyempurnaan sistem data bansos sudah dilakukan menjelang akhir tahun 2020 lalu.

Sementara itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam pidaro perdananya setelah menyampaikan bantuan sembako yang kini diubah menjadi bantuan langsung tunai tidak boleh dibelikan rokok. Kemensos akan menyiapkan alat untuk melacak belanja masyarakat penerima bantuan. Selain dilarang untuk membeli rokok, belakangan Risma mengungkapkan uang bansos juga tidak boleh untuk dibelikan minuman keras.(08)

Komentar

News Feed