oleh

Tunggu Panen Kopi Stek

-Sumsel-444 views

LAHAT – Diperkirakan petani kopi dengan metode budidaya stek di Kecamatan Pajar Bulan, akan memulai memanen buah kopi pada bulan April dan Mei hampir berbarengan dengan metode tanam kopi lokal (tanpa stek).

Seperti halnya dengan petani kopi di Desa Pulau Panggung Kecamatan Pajar Bulan Yogi (30) kopi stek yang Ia budidayakan, saat ini buahnya masuk muda diperkirakan baru bisa di panen perdana tiga bulan mendatang.

“Ini buahnya masih hijau, sekitar bulan 4 dan 5 baru bisa dipanen,” kata Yogi, Kamis (31/1).

Dijelaskannya, dengan metode tanam kopi stek dalam 1 tahun bisa dua kali panen, kelebihan lainnya gugus buah pada satu batang kopi lebih banyak dan rata.

“Perbandingannya dengan tanam kopi biasa sangat jauh, kopo stek dari satu batang hasilnya bisa mencapai 4-5 kilo, walau perawatannya cukup rumit tetapi hasilnya cukup memuaskan,” ujar Yogi yang baru mencoba budidaya stek kopi sebanyak 1000 batang. (41)

News Feed