oleh

Tunggakan Pelanggan Capai Rp 1,4 Miliar

-Metropolis-11 views

PRABUMULIH – Tunggakan pelanggan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Prabumulih hingga Oktober ini masih cukup tinggi, yakni mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala ULP PLN Prabumulih, Sumardi kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2020).

“Total pelanggan menunggak, sekitar 8.800-an pelanggan. Namun, sejauh ini tidak ada lebih dari tiga bulan,” ujar Sumardi, Selasa (6/10/2020).

Ia menuturkan, pelanggan menunggak sebulan, bisa langsung disegel. Setelah dilakukan pemberitahuan sebanyak tiga kali dan tidak mengindahkan. “Kalau tiga bulan, kita putus rampung pelanggan tersebut. Makanya, kita imbau, agar pembayaran tagihan listrik tidak lewat tanggal 20 setiap bulannya. Karena, selain terancam diputus juga dikenakan denda,” jelasnya.

Sambungnya, sanksi tegas terpaksa dikenakan guna meningkatkan kesadaran pelanggan agar membayar tagihan listrik tepat waktu.

“Kalau sudah putus rampung, pelanggan dikenakan pasang baru. Tunggakan, juga harus dibayar. Makanya, gunakan kewajiban tepat waktu dan jangan menunggak,” wantinya.

Mengatasi masalah tunggakan, kata pria berdarah Ogan Ilir (OI) ini, pihaknya menerjunkan tim atau petugas menagih door to door menekan angka tunggakan pelanggan PLN.

“Perbulannya, omset kita mencapai Rp 14 miliar dengan pelanggan hampir 70 ribuan yang tersebar di Prabumulih dan sekitarnya. Alhamdulillah, hanya Rp 1,4 miliar saja tagihan menunggak. Itu termasuk pelanggan umum dan juga instansi dan pemerintah,” tukasnya. (03)

 

Komentar

News Feed