oleh

Tujuh Peluru Lumpuhkan Putra Sanjaya. Tersangka Curanmor

-Ringkus-67 views

PRABUMULIH – Melawan ketika akan diringkus, karena terlibat pencurian sepeda motor (Curanmor). Putra Sanjaya (22), warga Dusun I Desa Penandingan, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim terpaksa dihadiahi timah panas. Tak tanggung-tanggung, petugas harus menghabiskan tujuh peluru untuk melumpuhkan tersangka.

Tersangka Putra ditangkap di SPBU Cambai pada Rabu sore (7/8), sekitar pukul 17.00 WIB ketika hendak mengisi bensin motornya. Selain tersangka, Tim Opsnal Polres Prabumulih menyita Suzuki FU warna merah tanpa nopol dan sebuah senjata api (senpi) rakitan jenis revolver dan sebutir peluru, dan kunci liter T. Penangkapan tersangka bermula penyelidikan atas kasus curanmor di wilayah hukum (Wilkum) Polres Prabumulih telah meresahkan masyarakat, salah satu tersangkanya yaitu Putra yang informasinya berada di SPBU Cambai.

Polisipun bergerak dan mendapati tersangka di SPBU Cambai hendak mengisi bensin sepeda motornya bersama rekannya RD (22), inisial kini buron alias DPO.
Namun upaya petugas untuk meringkus Putra tidak mudah. Pasalnya, tersangka melawan dan hendak kabur dan sempat mengeluarkan senpi rakitan dari balik bajunya. Berkat kesigapan petugas, sempat diberikan tembakan peringatan ke atas sebanyak tiga kali. Tetapi, tidak diindahkan akhir diberikan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan ke arah tersangka.

Tembakan petugas mengenai tangan kanan dan kaki kiri tersangka serta punggung bagian belakang, sehingga membuatnya tersungkur dan tidak bisa berkutik serta meminta ampun. Tersangka pun, akhirnya dibawah ke RSUD, untuk diberikan perawatan atas luka tembak dideritanya.
Dihadapan petugas, Putra mengakui, sudah dua kali terlibat aksi curanmor di sejumlah parkiran kota ini. Bahkan, tanpa ia sadari aksinya terekam CCTV. Sehingga, memudahkan petugas memburu pelaku.

“Lah duo kali aku maling motor. Di Cambai berhasil, pas di Mabes gagal. Sebulan lalu, aku samo RD maling motor itu. Terakhir, aku maling dengan RD juga warga Kecamatan Sungai Rotan,” akunya. Sambungnya, curanmor hasil curiannya dijual di Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim. “Aku jual motor dengan kawan aku Rp 3,5 juta, hasilnyo bagi duo samo kawan,” bebernya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH didampingi Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH membenarkan, kalau salah satu tersangka curanmor di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) berhasil diungkap jajarannya. “Hasil lidik petugas kita, tersangka curanmor Putra Sanjaya berhasil kita ringkus. Terpaksa ditembak kaki kiri dan tangan kanannya, karena melawan dan hendak kabur. Dan tersangka membawa senpi,” sebutnya.

Ungkapnya, akibat aksinya tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Dengan ancaman penjara, kata dia diatas 5 tahun. “Kasus melibatkannya sendiri terus kita kembangkan guna memburu tersangka lainnya yang masih buron,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed