oleh

TUGGU HASIL EVALUASI PSBB

-Metropolis-72 views

 

//Terkait Penerapan New Normal

PRABUMULIH – Nama Kota Prabumulih masuk dalam 25 kabupaten/kota direncanakan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan new normal, menghadapi pandemik Covid-19.

Menanggapi itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM untuk mengerakkan roda perekonomian kembali masyarakat, guna menekan angka kemiskinan dan pengangguran bertambah sangat mendukung kebijakan tersebut.

Apalagi, informasinya Covid-19 tidak akan hilang dan sejauh ini belum ditemukan vaksinnya. Jika kehidupan, tidak berlangsung normal. Lama-kelamaan, akan terpuruk akibat pandemik Covid-19.

“Iya betul, Prabumulih masuk program new normal menghadapi Covid-19 pada urutan ke-8 dicanangkan Presiden RI, Pak Jokowi menghadapi pandemik ini. New normal, langkah tepat hidup berdamai terhadap Covid-19,” ujar Ridho, sapaan akrabnya, Kamis (28/5).

Bahkan, suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini menerangkan, siap menerapkan new normal di Prabumulih. Akunya, jelas mengedepankan protokol kesehatan.

“Namun, sekarang ini kita fokus pelaksanaan dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 13 hari ke depan. Karena, telah dimulai sejak 27 Mei silam,” jelas ayah tiga anak ini.

Pada penerapan, PSBB ini. Ia mengimbau, agar masyarakat patuh dan taat terhadap protokol kesehatan yang ditetapkan guna memutus mata rantai Covid-19.

“Pelaksanaan dan penerapan PSBB, selama 14 hari kita lihat dahulu. Jika sukses, kita bisa mempersiapkan menuju new normal. Kalau, tidak bisa kita perpanjang bergantung kebutuhan. Kalau kita, keinginan PSBB hanya dua minggu saja. Dan langsung diterapkan new normal,” ucapnya.

Sambungnya, sarana prasarana pendukung new normal jelas akan dipersiapkan terlebih dahulu. Salah satunya, sebut ayah dr Murwarni Emassrisa Latifah telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik).

“Khususnya, agar para siswa kembali ke sekolah. Tentunya, dengan protokol kesehatan ketat. Kita telah meminta Kadisdik, untuk memanggil para Kepala Sekolah (Kasek) dalam rangka menuju new normal untuk mempersiapkannya. Agar para siswa, segera bisa kembali ke sekolah,” ucapnya.

Penekanan new normal ini, jelasnya pakai masker. Jaga jarak, rajin cuci tangan, hindari keramaian, dan lainnya. “Hal itu, sudah kita tekankan kepada Kadisdik. Agar sekolah mempersiapkannya, jika sekolah kembali beroperasi,” bebernya.

Termasuk juga, akunya pengaktifan rumah ibadah, mall, perkantoran, pegawai Pemkot dan lainnya bekerja kembali seperti semula. “Gugas Covid-19, menentukan layak new normal atau tidak,” pungkasnya.

Pelaksanaan new normal, tambahnya juga melibatkan personel dari TNI-Polri untuk pengamanan di sejumlah lokasi. “Khususnya, mal, rumah ibadah, dan lainnya,” ucapnya. (03)

 

Komentar

News Feed