oleh

Tonjolkan Kuliner Khas Prabumulih

PRABUMULIH – Sepertinya lomba masak pindang bakal dimasukkan dalam agenda pemerintah kota khususnya di peringatan-peringatan hari besar. Terlebih lomba memasak pindang dan sambal yang merupakan ciri khas Sumsel sudah dua kali digelar, yakni peringatan HUT PGRI dan peringatan hari ibu ke- 89 di rumah dinas kemarin (5/12).
Di peringatan hari ibu yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bekerjasama dengan TP-PKK, setidaknya ada 25 peserta yang ikut dalam lomba masak sambal dan pindang.
Menariknya, perlombaan tersebut dimulai dengan menyiapkan bumbu, meggiling serta memasak langsung di tempat. Hasilnya dinilai langsung oleh tim juri yang dipimpin oleh Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM dan sejumlah pejabat.
Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM mengutarakan lomba masakan sambel dan pindang yang sudah beberapa kali digelar tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, kota Prabumulih yang merupakan bagian dari Sumatera Selatan indetik dengan masakan pindang dan sambal.
“Selama ini kita tumpeng, bukan tidak suka lomba tumpeng namun tumpeng itukan bukan ciri khas kita. Ciri khas kita pindang, kenapa harus yang lain. Seharusnya memang dimana bumi dipijak disitu langit dijungjung,” tuturnya.
Ke depan ungkap Ridho, bukan tidak mungkin perlombaan memasak yang juga merupakan ciri khas Prabumulih lainnya akan digelar. “Suatu saat bisa kita lombakan cara memasak rusip, karena ini juga salah satu dari Prabumulih,” ungkapnya.
Disampaikan Ridho, sudah seharusnya masyarakat mempertahankan atau mempromosikan kuliner daerah sendiri. “Kita tidak masalah diritu daerah lain, asalkan kita yang jadi penggagas. Ciri khas kuliner kita harus ditonjolkan, apalagi ibu-ibu kita banyak yang pintar masak, suatu saat bisa membuka usaha kuliner sendiri,” jelasnya.
Ketua TP-PKK Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho mengutarakan, perlombaan pindang dan sambel sengaja digelar untuk lebih mengangkat kuliner yang merupakan ciri khas Prabumulih. “Kuliner pindang ini peluang bagi kita untuk promosi Prabumulih, karena untuk promosi wisata alam kita tidak ada. Sehingga apa salahnya jika kita angkat pindang, apalagi kita Prabumulih sering kedatangan banyak tamu,” terangnya.
Selain itu ungkap dia, keberadaan kota Prabumulih yang berada dijalur perlintasan menjadikan Kota Nanas sebagai tempat peristirahatan sekaligus tempat berkuliner. “Banyak yang beristirahat hanya sekedar untuk makan, ini peluang kita. Kita kepengennya orang datang lagi untuk mencicipi kuliner kita,” harapnya.
Sementara itu dalam perlombaan tersebut pemenang lomba memasak sambal yakni organisasi PD Salimah, Organisasi HWK, Kecamatan Cambai, DMP Kemenag, Mislimat NU dan JPC Prabumulih. Sedangkan pemenang lomba masak pindang yakni Polwan Polres Prabumulih, organisasi PWP, Ikatri, DW Kejaksaaan Negeri. HMC dan Srikandi FKPPI. Masing-masing pemenang menerima hadiah dan piagam dari panitia. (05)

News Feed