oleh

Tinggal Tunggu Persetujuan, Tahun Ini Dibangun

PRABUMULIH – Rencana pembangunan UPT Pusat BLK di dekat SMKN 2 dan PEM AKAMIGAS, tahun ini kalau tidak aral melintang segera terealisasi.

Dirjen Bina Latta Kemenaker, Budi Hartawan SE MSi rela datang jauh-jauh dari Ibukota Jakarta, guna mengecek langsung lahan rencana pembangunan UPT Pusat BLK di Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, Sabtu lalu (27/2/2021).

“Iya, saya datang ke sini guna mengecek lahan pembangunan UPT Pusat BLK di Prabumulih, mewakili Sumsel menjadi salah satu Provinsi bakal direalisasikan pembangunannya di tahun ini. Sebenarnya, ada 5 provinsi direncanakan dibangun UPT Pusat BLK,” ujar Budi di sela-sela peninjauan akhir pekan lalu.

Usai meninjau lahan seluas 6,5 hektar (Ha) tersebut, Budi mengaku, kalau lahan tersebut sangat cocok untuk pembangunan UPT Pusat BLK. Karena, sangat strategis posisinya dari Palembang juga dekat, karena ia memberikan sinyal “lampu hijau”. Selain itu juga, jalan utama dekat demikian juga exit tol. Kata dia, kalau pembangunan UPT Pusat BLK, tinggal menunggu persetujuan saja.

“Kalau disetujui, tahun ini bisa dibangun. Pembangunannya jelas secara bertahap. Kalau berapa biaya dikeluarkan, kita lihat nanti. Yang jelas, kalau dibangun akan menunjang produktivitas pencari kerja (Pencaker) dengan mengikuti pelatihan di UPT Pusat BLK bisa meningkatkan kemampuannya,” jelas Budi.

Ke depan, ia mengusulkan penambahan lahan seluas 10 ha. Karena, UPT Pusat BLK akan mengembangkan pelatihan terkait pertanian. “Kalau pelatihan pertanian, jelas butuh lahan yang luas. Makanya, kita usulkan penambahan lahan kepada Pemerintah kota (Pemkot),” terangnya.

Sementara itu, Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH mengatakan, berharap kalau UPT Pusat BLK segera direalisasikan pembangunannya di Kota Nanas ini.

“Apalagi, Prabumulih sudah menghibahkan lahan seluas 6,5 Ha. Dan, penilaiannya pendirian UPT Pusat BLK sangat cocok dibangun di Prabumulih. Selain itu juga, mendukung program Pemkot dalam rangka pengentasan angkat pengangguran dengan pemberian pelatihan kepada pencaker,” ujarnya.

Sambungnya, disinggung pengembangan UPT Pusat BLK terkait pertanian jelas disambut baiknya. Apalagi, kata dia, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM merupakan orang pertanian.

“Jelas akan kita tambah lahan 10 Ha, untuk memenuhi permintaan Dirjen Bina Lattas guna pengembangan UPT Pusat BLK ke depannya,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed