oleh

Timsus Sikat Enam Pengedar Sabu

PRABUMULIH – Jajaran Polres Prabumulih mengamankan enam orang pelaku diduga sebagai pengedar, kurir serta pemuja narkoba jenis sabu di wilayah hukumnya, Selasa malam (19/12) sekitar pukul 23.30 WIB. Selain pelaku, sebanyak tujuh paket sabu seberat 1,84 gram atau senilai Rp2 juta rupiah berhasil disita polisi.
Keenam pelaku itu diantaranya, Dedy Abdul Rahman Alias Panjul (41) warga Jalan Bima Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Utara. Panjul diduga sebagai pengedar sabu yang diketahui selama ini merupakan DPO pihak Sat Narkoba Polres Prabumulih.
Kemudian, M Tri Haryanto alias Tole (27) warga Jalan Krisna Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara yang diduga sebagai kurirnya bersama Ahmad Kasir (25) warga Jalan Bima Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Utara.
Petugas Sat Narkoba Polres berhasil meringkus ketiganya ketika sedang berada di sebuah Poskamling tak jauh dari rumah Panjul. Dari hasil penggeledahan di dalam rumah Panjul, petugas berhasil menemukan sebanyak enam paket sabu seberat 1,67 gram.
Ketiga pelaku tersebut merupakan hasil pengembangan kasus setelah tertangkap tiga orang pemuja sabu diantaranya, Ariansyah (27), Putra (28) dan Andi Nata (35) ketiganya merupakan warga Kaplingan Arimbi Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara yang berhasil dibekuk oleh timsus Tantura Bhayangkara Polres Prabumulih ketika melintas menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio warna hitam tanpa plat berboncengan di kawasan Simpang empat Sungai Medang Kelurahan Prabu Jaya, Prabumulih Timur.
Dari tangan ketiganya, petugas berhasil menyita barang buktinya berupa satu paket sabu seberat 0,17 gram yang ditemukan dari dalam bungkusan kotak rokok yang sempat dibuang salah satu pelaku tersebut. Selanjutnya, keenam pelaku berikut barang buktinya itu, kini masih dalam proses pemeriksaan petugas penyidik di Mapolres Prabumulih.
Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Narkoba, AKP M Ali Asri SH ketika juga membenarkan adanya penangkapan keenam pelaku tersebut. Menurutnya, dari keenam pelaku, satu diantaranya yakni Dedy Abdul Rahman Alias Panjul merupakan pengedar sabu yang sudah masuk dalam DPO pihaknya.
“Dari hasil pengembangan tiga pelaku yang diamankan oleh tim Tantura Bhayangkara kita, kita berhasil mengamankan kurir berikut pengedar sabu tersebut. Dedy Abdul Rahman Alias Panjul ini juga memang sudah menjadi DPO kita selama ini,” ungkapnya dibincangi koran ini, kemarin.
Ia menjelaskan, timsus Tantura Bhayangkara berhasil mengamankan tiga orang pengendara motor tersebut ketika sedang melintas di lokasi jalan TKP tersebut dengan gelagat sedikit gugup. Lalu, petugas pun mencoba menghentikan pengedara tersebut yang tak lain Ariansyah, Putra dan Andi Nata dan dilakukan penggeledahan.
“Saat itu salah seorang dari mereka menjatuhkan dan menginjak bungkusan kotak rokok, dan ketika dilihat ternyata dalam kotak tersebut terdapat satu bungkus plastik kecil yang berisi diduga sabu. Lalu, ketiga orang ini berikut barang buktinya itu diserahkan kepada anggota opsnal Sat Narkoba untuk diproses sidik dan pengembangannya,” terangnya.
Hingga setelah langsung dilakukan pengembangan kasusnya, lanjut Asri, petugas pertama kali berhasil mengamankan pelaku Tri Haryanto yang diduga sebagai kurir sabu. Dari pengakuan Tri ini, kata Asri, pelaku penyebutkan jika sabu tersebut merupakan milik Dedy Abdul Rahman Alias Panjul.
“Mendengar nama itu, anggota kita memang sudah tidak asing lagi karena DPO kita, sehingga kemudian kita langsung melakukan penyergapan terhadap pelaku tersebut dan melakukan penggeledahan di rumah Panjul ini,” jelas dia.
Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku Panjul tersebut, Asri membeberkan petugas berhasil menemukan sebuah botol plastik yang didalamnya berisi enam paket sabu dari dalam kamar tidurnya. “Dalam pengrebekan itu juga turut diamankan satu orang pria bernama Ahmad Kasir yang keberadaannya ada dalam rumah pelaku Panjul ini,” bebernya.
Ditegaskan oleh Kasat Narkoba ini, keenam pelaku dan barang buktinya saat ini sudah diamankan di Polres dan para pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif. “Untuk tiga pelaku, Panjul, M Tri Haryanto dan Ahmad Kasir sementara kita kenakan Pasal 114 junto Pasal 112 UU Narkotika. Sedangkan Ariansyah, Putra dan Andi Nata sementara dikenakan Pasal 112 junto Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009,” tandasnya seraya mengatakan dengan ancaman 5 tahun penjara.
Sementara itu, dari keenam pelaku tersebut Dedy Abdul Rahman Alias Panjul ketika diintrogasi petugas mengaku sudah sekitar enam bulan terakhir mengedarkan barang haram tersebut. Menurutnya, sabu itu didapatnya dari seseorang yang berada di wilayah PALI. “Baru pak, kadang seminggu sekali barang itu habis, setiap ngambek cuma se jie,” sebutnya. (Mg03)

News Feed