oleh

Tim Mulai Ukur Lahan PEM AKAMIGAS

PRABUMULIH – Tim gabungan dibentuk, untuk mempercepat penyertifikatan lahan Politeknik Energi Mineral (PEM) Akademi Minyak dan Gas (AKAMIGAS) telah mulai melakukan tugasnya.

Senin, 1 Juli 2019, informasi dihimpun koran ini dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), pengukuran lahan dan interisasi lahan PEM AKAMIGAS telah dilakukan.

Kepala BPN, Jakun Edi S SH MSi menerangkan, kalau dua tim telah dibentuk. Kedua tim tersebut, berjumlah 10 orang dan telah bergerak melakukan lahan PEM AKAMIGAS, seluas 10 hektar di Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan.

“Tim sendiri, terdiri dari; petugas BPN, Polres Prabumulih, Dinas Pertanian, kecamatan, kelurahan, dan lainnya. Kalau, untuk pengukuran dan interisasi lahan kita lakukan selama 30 hari,” ujar Jakun, sapaan akrabnya dibincangi di ruang kerjanya, kemarin.

Ia menerangkan, kalau masyarakat rela dan ikhlas. Penyertifikatan, tanda bisa dilakukan secepatannya. Termasuk juga, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Lanjutnya, pohon-pohon di dalam lahan di PEM AKAMIGAS juga didata.

“Setelah proses pengukuran dan interisasi, selama 14 hari kita umumkan ke publik dahulu. Siapa tahu, ada sanggahan. Kalau tidak ada, prosesnya bisa dilanjutkan dengan proses sertifikat tanah,” jelas Mantan Kepala BPN Ogan Ilir (OI), Selasa, 2/7.

Kata dia, pengukuran dan interisasi lahan PEM AKAMIGAS sangat bergantung dengan masyarakat. Kalau mendapatkan dukungan masyarakat, jelas prosesnya akan cepat.

“Sementara ini, luas lahan PEM AKAMIGAS tersebut memang 10 hektar. Tetapi, bisa berubah bergantung dengan hasil pengukuran tim,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wako, Ir H Ridho Yahya MM menerangkan, kalau pada 2020, Gedung PEM AKAMIGAS segera dibangun di lahan 10 hektar telah disiapkan Pemkot di Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan.

“Untuk legalisasi, lahan tersebut. Kita memang melibatkan BPN dan pihak terkait. Khususnya, untuk penyertifikatan lahan PEM AKAMIGAS tersebut,” terangnya.

Setelah semuanya, legal lahannya tentu sertifikatnya nantinya akan dijadikan dasar untuk pembangunan PEM AKAMIGAS tersebut. Apalagi, kata dia, tim dari ITB dan UI telah turun sebelumnya mengecek lahan yang telah disiapkan.

“Calon mahasiswa PEM AKAMIGAS, baik dari jalur umum dan beasiswa. Berasal dari Prabumulih dan sekitarnya, telah diseleksi. Setahun pertama, memang belajar di PEM AKAMIGAS Cepu untuk sementara. Kalau bangunannya selesai, 2020 kemungkinan perkuliahan sudah di Pabumulih,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed