oleh

Tiga Warga Gugat Lahan Tol

Hari Ini Sidang

PRABUMULIH – Sebanyak tiga warga di Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) menggugat 21 warga lahannya terkena proyek tol Indralaya-Prabumulih. Termasuk, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Camat RKT, dan Kepala Desa (Kades) Jungai.

Gugatan tersebut dilayangkan Nursiah binti Regunjung, Ayucik binti Regunjung, dan Asman Asbun. Ketiganya merasa sebagai pemilik sah, lahan 21 warga terkena proyek tol tersebut.

Gugatan sendiri telah dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN), dan terdaftar dalam gugatan Nomor 11/Pdt.G/2020/PN.PBM.

Informasi dihimpun awak media, gugatan didaftarkan pada 17 Desember lalu. Rencananya, sidang gugatan tersebut pada Selasa, 22 Desember 2020.

Akibat adanya gugatan tersebut, pembayaran ganti rugi tol terhadap 21 warga tergugat belum bisa dilakukan. Karena, masih bergulir di PN Prabumulih.

Kepala BPN, H Ahmad Syahabudin SH MSi dikonfirmasi tidak menampik hal itu. “21 warga Desa Jungai pemilik lahan terkena proyek tol, digugat tiga warga mengaku sebagai pemilik lahan sah. Gugatannya, sudah masuk di PN,” ujar Udin, sapaan akrabnya kepada awak media, akhir pekan ini.

Kata dia, BPN sendiri termasuk tergugat bersama Camat RKT dan Kades Jungai. “Gugatan tersebut di sidangkan pada Selasa 22 Desember ini,” terangnya.

Ungkapnya, BPN sendiri menunggu hasil gugatan perdata di layangkan di PN tersebut. “Apapun putusannya, jelas BPN akan mematuhi hasil putusan gugatan tersebut,” sebutnya.

Terpisah, Ketua PN, Anak Agung Oka Prama Berita Gocara SH MH dikonfirmasi melalui Humas, Norman Mahaputra SH dikonfirmasi tidak menampik hal itu.

“Betul sudah terdaftar, gugatan tersebut. Sidang diketuai Hakim Ketua Tri Lestari SH MH,” ujar Norman.

Ia tidak menampik, kalau gugatan tersebut dimulai sidang pada Selasa 22 Desember ini. “Kalau tidak ada halangan, sidang perdananya Selasa ini,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed