oleh

Tiga Minggu Langsung Panen

PRABUMULIH – Memanfaatkan lahan kosong milik warga di lahan seluas 5 x 25 meter persegi, Kelompok Wanita Tani (KWT) Perpra Sejahtera menanam kangkung dan bayam. Nah, setelah tiga minggu atau sekitar 21 hari budidaya. KWT Perpra memetik hasilnya, dengan panen kangkung dan bayam.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, pemanfaat lahan kosong ditanami sayur mayur dan tanaman obat keluarga (Toga) serta lainnya diharapkan bisa menjaga ketahanan pangan dan juga ekonomi warga dan juga kesejahteraannya.

Ketua KWT Perpra, Sandy Meriza mengatakan, penanaman kangkung dan bayam ini dilakukan anggota KWT secara swadaya dengan pembinaan PPL, Harta Fery SP. “Alhamdulillah, di lahan seluas 5 x 25 meter persegi ditanami bibit kangkung dan bayam. Selama hampir tiga minggu, sudah bisa dipanen dan dinikmati hasilnya,” ujar Sandi kepada awak media.

Sebenarnya, kata dia, luas lahan ada 15 x 25 meter persegi. Tidak hanya bayam dan kangkung saja ditanami, ada tanaman lain juga seperti terong, kencur, dan lain-lainnya. “Kita juga dapat support atau bantuan dari Pemeritah kota (Pemkot). Lalu, kecamatan, dan Kelurahan berupa bantuan bibit dan lainnya,” ujarnya.

Tahap awal ini, kata dia, hasil panen dikonsumsi sendiri guna menjaga ketahanan pangan Anggota KWT Perpra Sejahtera. Ke depannya, jika berlebih juga bisa dijual guna menambah ekonomi keluarga.“Dengan bimbingan PPL, setelah panen kangkung dan bayam akan kita tanam sawi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK, Hj Reni Indahyani SKM MKes mengapresiasi KWT Perpra Sejahtera memanfaatkan lahan kosong yang ditanami sayuran, jadi produktif hingga bisa memenuhi ketahanan pangan sendiri.“Paling penting, hasil tanaman sayur ini. Untuk memenuhi konsumsi sendiri dahulu, ke depan jika berlebih bisa dijual untuk peningkatan ekonomi keluarga,” terang istri Wawako ini.

Ke depannya, akunya penanaman sayur mayur ini terus dikembangkan dan dilanjutkan. Sehingga, bisa memacu Anggota KWT Perpra Sejahtera untuk menanam sayur dan toga di rumahnya sendiri.“Bagi bibit, tanam di rumah. Ini juga, ada kolam ikan lele bisa dikembangkan lagi,” tambahnya.

Terpisah, PPL Kelurahan Muara Dua, Harta Fery SP mengungkapkan, budidaya sayuran akan tetap dilanjutkan. Setelah berhasil menanam kangkung dan bayam, akan dicoba menanam sawi.

“Mudah-mudahan, sukses dan berhasil seperti menanam kangkung dan bayam ini,” bebernya.

Sambungnya, ke depan KWT Perpra Sejahtera ini akan dikembangkan lagi. Sehingga, mampu benar-benar menunjang ketahanan pangan juga ekonomi Anggota KWT.“Kita usulkan menjadi penerima bantuan dari Kementan melalui dana APBN, sehingga bisa dikembangkan lagi KWT Perpra Sejahtera ini,” tutupnya. (03)

Komentar

News Feed