oleh

Tiga Kecamatan Siaga Merah

MUARA ENIM – Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Muara Enim masih berstatus siaga merah.  Mewaspadai ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat musim kemarau panjang yang melanda wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Tiga kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Muara Belida, Gelumbang dan Sungai Rotan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, M Tasman mengatakan, status siaga merah tersebut masih diberikan kepada tiga kecamatan itu, mengingat potensi ancaman karhutla disana cukup tinggi.

Meski begitu, Tasman mengungkap, ketiga kecamatan masih aman terkendali lantaran sejumlah posko telah didirikan untuk siaga karhutla.

“Potensi ancaman karhutla masih di tiga Kecamatan Muara Belida, Gelumbang dan Sungai Rotan. Statusnya masih siaga merah sehingga sejumlah posko dari tim BPBD dan TNI tetap disiagakan disana,” kata Tasman ditemui, Selasa (14/8).

Tasman mengungkapkan lagi, siaga karhutla difokuskan di tiga kecamatan tersebut untuk menjamin pelaksanaan Asian Games di Kota Palembang yang tinggal beberapa hari lagi terbebas dari asap akibat bencana karhutla. Menurutnya, siaga telah diberlakukan sejak tanggal 25 Juli hingga 25 September 2018.

“BPBD Muara Enim ikut tergabung dalam operasi Pati Geni yang diselenggarakan TNI, operasi pencegahan karhutla ini melibatkan 5 anggota TNI dari satuan Korem, dan 15 anggota Kostrad dari Mabes TNI,” bebernya.

Lebih lanjut, anggota TNI yang ditugaskan selain bertugas memadamkan api langsung, juga bertindak melakukan pencegahan dan sosialiasi bahaya karhutla kepada masyarakat.

“Setiap ada titik api baru yang terpantau, maka tim posko akan segera mencari dan memadamkan, sehingga ancaman karhutla bisa cepat diantisipasi supaya api tak sampai meluas,” jelasnya.

Mengenai pantauan cakupan hotspot di wilayah Kabupaten Muara Enim pertanggal 14 Agustus 2018 pukul 06.00 Wib terdapat 1 hotspot tepatnya di Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul. Menurutnya, hotspot yang terpantau merupakan petanian lahan kering campur yang berstatus kerawanan rendah dan non gambut.

“Berdasarkan data sebaran hotspot wilayah Sumatera Selatan totalnya ada 15 titik, dengan rincian 1 Empat Lawang, 1 Muara Enim, 1 Musi Rawas, 1 OKU, 2 Banyuasin, 2 OKI dan 7 di Musi Banyuasin,” pungkasnya. (and)

News Feed