oleh

Tiga Hari Bergerak, Amankan Empat Tersangka Narkoba

-Ringkus-270 views

Lanjutkan Bisnis Suami, Henny Susul Masuk Bui

PRABUMULIH – Kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Nanas ini, kembali berhasil diungkap jajaran Satres Narkoba.

Selama tiga hari bergerak dan melakukan lidik ungkap kasus narkoba, sejak Sabtu (5/10) mengamankan empat orang tersangka.

Empat tersangka antara lain; Rizky Eryon Saputra (18) warga Jalan Bukit Besar RT 02/RW 03 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan, Ilham Setiawan (41) warga Jalan Balai Adat Lama No 48 RT 03/RW 01 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan, Yulia Hasana (34) warga Jalan Kemang Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara, dan Henny Marlina (42) warga Jalan Angkatan 45 No 102 RT 03/RW 04 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

Terungkapnya kasus ini berawal dari penyelidikan petugas dan berhasil pertama kali menangkap tersangka Rizky pada Sabtu lalu (5/10), sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Kolonel Effendi Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Dari tangannya disita barang bukti 1 klip plastik bening narkoba jenis sabu dengan berat bruto 0,77 gram dan 1 kotak rokok Magnum Biru.

Lalu, penangkapan tersebut dikembangkan didapat informasi kalau barang berasal dari Yulia. Lalu, berselang satu jam kemudian sekitar pukul 16.00 WIB berhasil diringkus kediamannya.

Hasil pengeledahan, juga disita barang bukti berupa satu paket narkoba jenis sabu seberat 0,32 gram di rumahnya.

Pengembangan kasus tidak sampai di situ, sumber narkoba terus ditelusuri hingga diketahui Henny selaku pemilik narkoba alias bandar (BD). Tak berapa lama, rumah diduga bandar narkoba tersebut digrebek petugas.

Selain mengamankan Henny, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa enam paket narkoba jenis sabu seberat 1,89 gram. Lalu, satu dompet warna pink motif bunga, dan dua unit handphone (HP) merk Samsung.

Ditempat terpisah, petugas juga mengamankan tersangka narkoba lainnya, yaitu Ilham. Ia ditangkap petugas Senin (7/10), sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Baturaja Prabumuli di sebuah warung pondok Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan.

Dari tangan tersangka disita barang bukti, berupa 1 paket narkoba sabu seberat 0,20 gram.Lalu, 1 kotak rokok acces, uang Rp 600 ribu, 1 unit HP, dan 1 unit sepeda motor.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH didampingi Wakapolres, Kompol Harris Batara SIk bersama Kasatres Narkoba, AKP Zon Prama SH mengungkapkan, keempat tersangka dan barang bukti sabu sudah diamankan.

“Kasusnya masih terus kembangkan dan lidik, mengungkap peredaran narkoba jauh lebih besar,” ucapnya.

Para tersangka ini, akunya dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 UU No 35/2009 tentang narkoba dan psikotropika. “Diancam 4 tahun penjara hingga 12 tahun, dengan denda Rp 800 juta hingga Rp 8 miliar,” pungkasnya.

Salah satu tersangka Henny, terpaksa menjalani profesi menjadi bandar lantaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena suaminya masuk penjara.

“Laki aku Amir, sekarang di penjaro di Rutan Mato Merah. Karena, kasus narkoba jugo keno 5 tahun,” terangnya.

Ia mengaku, baru sekitar setahun menjalani bisnis dan hasilnya memang cukup mengiurkan keuntungan untuk menghidupi keluarganya.

“Sekali ngambek seperempat kantong dari Bandar PALI berinisial WN. Untung bersih sekali ngambek jutaan lah,” ujarnya. (03)

Komentar

News Feed