oleh

Tidak Mau Kena Tilang, Jangan Melanggar Patuh Aturan Lalin

PRABUMULIH – Razia dalam Operasi Patuh Musi 2019 terus dilakukan hingga 13 September mendatang. Setiap harinya, petugas melakukan razia di sejumlah titik di Kota Nanas dan banyak menjaring para pelanggar. Belum lama ini, razia di depan Eks Polsek Prabumulih Timur. Berhasil menjaring, 44 pelanggar lalu lintas.

Razia tersebut dipimpin Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kasat Lantas, AKP Betty Purwanti SIk didampingi KBO Lantas, Iptu Adib dan Kanit Lakalantas, Ipda Waniato SH. Ia mengimbau, agar masyarakat patuh berlalu lintas. Khususnya, memakai helm, melengkapi surat menyurat ketika berkendara, jangan melawan arus, dan lainnya.

“Jika tidak mau ditilang, yah jangan melanggar. Apalagi, razia di masa Operasi Patuh Musi 2019 lebih diintenskan. 44 pelanggaran, kita temukan pada razia. Terdiri 20 pelanggar tidak memakai helm, 14 tidak bawa STNK, dan 10 tidak bawa SIM,” akunya kepada awak media, Rabu (4/9).

Dia menerangkan, razia hampir setiap hari dilakukan selama Operasi Patih Musi 2019, untuk menekan angka pelanggaran dan meningkatkan kepatuhan masyarakat berlalulintas. “Padahal sudah kita ingatkan, agar patuh. Setiap kali razia, masih banyak pelanggar terjaring razia,” akunya.

Sebutnya, meningkatnya kepatuhan berlalulintas. Kata dia, jelas menghindarkan pengguna kendaraan ketika berkendara dari kecelakaan lalu lintas. “Akibat kurang patuh, terjadi lakalantas. Tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain. Tidak hanya materil, tetapi tak jarang menyebabkan kehilangan nyawa,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed