oleh

Tidak Ada Alasan, Tidak Bayar Iuran

-Hukum-91 views

PRABUMULIH – Dalam penyelenggaraannya, Program JKN-KIS membutuhkan dukungan dari berbagai stakeholder, termasuk Kejaksaan Negeri (Kejari). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), M Husein Admaja SH MH mengatakan, Program JKN-KIS merupakan program nasional memiliki manfaat luar biasa karena menjamin seluruh masyarakat Indonesia untuk saling bergotong-royong dalam bidang perlindungan kesehatan.

“Karena itu, jangan sampai program ini terhenti di tengah jalan. Dalam program ini ada bermacam-macam kelas perawatan yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan finansial peserta. Ada kelas I, kelas II dan kelas III. Untuk kelas I dan kelas II masyarakat dapat mendaftarkan dirinya secara mandiri dan kalau tidak mampu bisa juga mendaftarkan diri beserta keluarganya ke kelas III atau menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Jadi tidak ada alasan menunggak karena tidak mampu bayar, sudah ada solusinya itu,” kata Husein saat ditemui di Kantor Kejari, Rabu (25/9).

Lebih lanjut, Husein menerangkan, bentuk kepedulian pemerintah bukan hanya menghadirkan Program JKN-KIS saja, namun pemerintah juga ikut serta menjamin masyarakat Indonesia ke segmen peserta PBI. Ia pun menegaskan bahwa saat ini sudah ada begitu banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan hadirnya Program JKN-KIS.

“Dulu orang takut berobat ke fasilitas kesehatan karena biaya yang mahal. Sekarang orang sudah tidak takut lagi dengan biaya untuk berobat ke fasilitas kesehatan karena sudah ada Program JKN-KIS menanggung biayanya. Oleh karena itu, kami dari Kejari mendukung Program JKN-KIS. Kepada seluruh masyarakat, rutinlah membayar iuran yang menjadi kewajibannya setiap bulan,” pesannya.

Husein juga mengatakan, pihaknya secara intensif turut membantu mendorong badan usaha untuk mematuhi regulasi JKN-KIS, mulai dengan mendaftarkan entitas dan pekerjanya, membayar iuran tepat waktu, dan melaporkan data karyawan dengan tepat.

“Ke depannya kami harap tingkat kepatuhan badan usaha dalam pelaksanaan Program JKN-KIS di wilayah Kota Prabumulih bisa meningkat,” ucap Husein. (03/rel)

Komentar

News Feed