oleh

Terus Sosialisasikan Larang Bakar Lahan Kemarau

-Hukum-28 views

PRABUMULIH – Berbagai upaya terus dilakukan Polres Prabumulih melalui Satbinmasnya, lewat Bhabinkamtibmas tersebar di 37 kelurahan/desa berupaya mencegah karhutlabun, sebagai antipasti terjadinya hal itu. Salah satunya, menyebarkan maklumat bersama Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya tentang larangan membakar hutan, lahan dan semak belukar. Kegiatan tersebut dilakukan secara door to door oleh Bhabinkamtibmas, seperti dilakukan di Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan.

Bripka Endri Firmansyah SH menyebarkan tentang larangan membakar lahan pada musim kemarau, bisa memicu karhutlabun, belum lama ini. Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH Kasat Binmas, Iptu Sri Djumiati SH saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan sosialisasi dan sebar maklumat ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla, memberikan pemahaman kepada warga masyarakat kota Prabumulih tentang larangan dan dampak dari bahaya karhutla serta sanksinya bagi masyarakat yang melanggarnya,

“Kegiatan pembakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup antara lain flora dan fauna, gangguan kesehatan, gangguan terhadap kegiatan masyarakat nasional maupun internasional, selain itu juga kegiatan karhutla memiliki sanksi hukum,” tukasnya. Lanjutanya, tidak main-main ancaman pidana penjara sampai 10 tahun,dan denda sampai Rp 10 miliar, terhadap pelaku karhutla.

“Oleh karena itu melalui Bhabinkamtibmas lanjut dia, mengimbau kepada masyarakat Kota Prabumulih untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan apabila tidak mau berhadapan dengan saksi yang ada,” wantinya. (03)

Komentar

News Feed