oleh

Terlibat Pencurian Pipa Pertamina, Septiadi Diringkus di Rumah Orang Tua

PRABUMULIH – Pipa PT Pertamina EP, kerap kali menjadi sasaran aksi kriminalitas. Lantaran, jika dijual bisa mendatangkan uang yang cukup lumayan.

Salah satunya dilakukan Septiadi (30), warga Jalan Pertamina Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat. Dini hari Kamis (10/1), sekitar pukul 01.30 WIB, Septiadi diringkus dikediaman orang tuanya oleh Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat.

Karena, diduga terlibat pencurian pipa milik PT Pertamina EP (PEP) Asset 2 Limau Field pada 13 November silam tercantum dalam Laporan Polisi No : Lp/B-73/IX/2018 /Sumsel/Pbm/Sek Pbm Brt di Areal sumur l5A081 SP 10 berada Jalan Wisata Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat.

Nah, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya sendiri. Kini, Septiadi telah digiring ke Mapolsek Prabumulih Barat dan menghuni sel penjara atau dibalik jeruji besi. Sejumlah barang bukti, untuk menjeratnya pun sudah disita polisi.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mahdi SE MM didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hendra Jaya membenarkan hal itu.

“Setelah melakukan penyelidikan, terungkap pelakunya tersangka Septiadi. Nah, begitu tahu keberadaannya Tim Opsnal kita bergerak dan berhasil mengamankannya di kediaman orang tuanya,”jelasnya.

Sambungnya, kasusnya sendiri sekarang ini tengah dikembangkan lebih jauh. Apakah, tersangka bekerja sendiri atau bersama rekan-rekannya ketika beraksi melakukan pencurian pipa PEP Asset 2 Limau Field tersebut.

“Pelaku sendiri, sementara ini kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (curat). Ancaman hukumannya, diatas 5 tahun penjara. Pelaku sendiri, sudah mengakui kalau dirinya yang melakukan pencurian pipa tersebut,”bebernya.

Lanjutnya, barang bukti berupa gergaji, pipa besi, dan sepeda motor milik tersangka. Kata dia, sudah disita dan diamankan di Polsek Prabumulih Barat. “BB sudah kita amankan,” tegasnya.

Sementara itu, alasan pelaku melakukan pencurian pipa dihadapan polisi. Lantaran, pekerjaannya yang serabutan dan tergiur hasil penjualan pipa yang lumayan. Hingga, akhirnya aksi pencurian pipa tersebut terjadi.

“Kan kalo dijualkan lumayan hasilnyo pak, makonyo aku nyuri pipa Pertamina itu,” akunya. (03)

News Feed