oleh

Terkendala Sarana dan Jaringan

-Pendidikan-10 views

SMP PGRI Belajar Luring

PRABUMULIH – SMP PGRI Prabumulih Terapkan pelaksanaan pembelajaran luar jaringan (luring), hal ini dikarenakan beberapa siswa tidak memiliki sarana, serta ada siswa yang tinggal di daerah yang tidak support jaringan internet.

Menurut Kepala Sekolah SMP PGRI Prabumulih, Sri Rejeki SPd saat disambangi koran ini, Selasa (12/1/2021), para guru hanya memberikan materi pelajaran serta tugas, kepada para siswa setiap dua minggu.

“Para siswa taupun orang tua, dijadwalkan untuk datang ke Sekolah dalam rangka mengumpulkan tugas dan mengambil tugas baru,” jelasnya.

Sri Rejeki menyampaikan bahwa pihaknya mengatur jadwal sedemikian rupa. Para siswa mengambil tugas dan guru memberikan tugas selama kebutuhan dua minggu, sehingga meski dari jarak jauh namun para siswa tetap belajar.

“Dengan memberikan tugas selama dua minggu untuk seluruh mata pelajaran, kita berharap dalam setiap hari para siswa benar benar belajar, karna kita juga melihat absensi  sesuai pesan harian  yang dikirim oleh orang tua siswa,” bebernya.

Lebih jauh wanita ini mengatakan, lantaran menunggu tugas yang dikumpulkan para siswa, maka para guru di Sekolah juga mempersiapkan materi pelajaran untuk minggu berikutnya. “meski berada pada masa pandemi, aktivitas di sekolah tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja pola mengajar kita yang dilakukan secara luring untuk mempermudahkan para siswa,” tandasnya.

Sementarta Fitri salah seorang guru SMP PGRI Prabumulih menambahkan, pola mengajar secara luring juga sudah diterapkan sebelumnya di semester ganjil. Hal ini dinilai lebih efektif karena sama sama saling memberi solusi para siswa dan guru.

“Kita kan banyak siswa yang tinggal dari jarak jauh, jadi dengan kurun waktu dua minggu baru datang ke sekolah, diharapkan dapat mempermudahkan orang tua ataupun siswa untuk datang ke sekolah,” tambahnya.(05)

Komentar

News Feed