oleh

Terkait Damri, Minta DPRD Turun Tangan

-Metropolis-303 views

PRABUMULIH – Pengurangan Bus Rapit Transit (BRT) Damri yang semula 8 armada menjadi 4 masih disayangkan. Terlebih keberadaan BRT dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan moda tranportasi.
Nah, menyikapi hal tersebut mewakili masyarakat Presedium Masyarakat Prabumulih Bersatu (PMPB) mendatangi kantor DPRD untuk turun tangan menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Kita berharap pengurangan ini dikaji ulang, atau dikembalikan lagi seperti semula karena selama ini sangat membantu masyarakat,” kata Sekretaris Presidium
Novlis Heriansyah.
Disampaikan Novlis, pihaknya juga berharap baik damri maupun travel memiliki penumpang. Karena itulah, pihaknya berharap agar kiranya pemerintah daerah mengatur dan menertibkan Halte bus Damri sebagai tempat menaikkan penumpang. “Dengan begitu ada ruang untuk travel mendapatkan penumpang,” bebernya.
Ketua DPRD Komisi III Ir H Iskandar Mulia menyampaikan, menyikapi hal itu pihaknya sudah tentu perlu memanggil dinas terkait. “Tidak bisa langsung memutuskan atau mengambil tindakan. Tentu harus memanggil dinas perhubungan, seperti apa dilapangan, dan dijadwalkan Senin kita panggil Dishub,” tutur Iskandar.
Disampaikan Iskandar, baik damri maupun travel sama sama harus diperhatikan. Karena itulah menurutnya, harus ada solusi atas permasalahan ini. “Travel kan juga masyarakat kita, sementara damri dibutuhkan masyarakat. Harus ada solusi terbaiklah, baik damri maupun travel harus sama-sama memberikan pelayanan dan tetap mendapat penumpang,” ungkapnya.
Selain itu jelas dia, pemanggilan Dishub tersebut sekaligus juga akan membahas terkait masih banyaknya angkutan batubara yang melintas dijalan kota. “Itu juga salah satu yang disampaikan PMPB agar angkutan batubara tak lagi melintas. Upaya apa yang harus dilakukan dishub,” tukasnya. (08)

News Feed