oleh

Terjunkan Tim, Cek Kesehatan Hewan Kurban

-Metropolis-99 views

PRABUMULIH – Memastikan hewan kurban sehat yang mulai dijual pedagang, Dinas Pertanian segera menerjukan tim. Setidaknya ada enam petugasmelakukan pengecekan kesehatan hewan kurban.

Kepala Dinas Pertanian, Drs Syamsurizal SP MSi menerangkan, kalau penjual hewan kurban wajib mengantongi surat keterangan sehat dari pengepulnya. “Ini antisipasi penyakit berbahaya di derita hewan kurban, seperti penyakit kuku dan lainnya.

Karena, biasa membahayakan pengonsumsi hewan kurban. Makanya, kita pastikan hewan kurban dijual sehat. Enam petugas kita terjunkan,” ucapnya dikonfirmasi koran ini, Kamis (18/7).

Syamsurizal mengatakan, kalau pasokan hewan kurban di Kota Nanas ini. Akunya, kebanyakan memang dari Lampung, Muara Enim, Ogan Ilir (OI), Musi Banyuasin (Muba), dan lainnya.

“Kita juga mengimbau, penjual hewan kurban jujur menjual hewan bakal disembelih untuk Idul Adha tersebut. Hewan kurban dijual memang sehat, dan layak jual,” bebernya.

Sambungnya, kebutuhan hewan di Bumi Seinggok Sepemuyian ini setiap kali Idhul Adha mencapai 400-500 ekor. Terdiri dari 100 ekor sapi/kerbau, dan 400 ekor kambing.

“Soal harga bergantung besar kecil hewan kurban. Pasaran sekarang ini, kambing Rp 2-3 juta. Sedangkan, sapi mulai dari Rp 7-20 juta. Bahkan, hingga Rp 50 juta ada bergantung berat daging hewan kurban,” akunya.

Lanjutnya, stok hewan kurban relatif aman. Apalagi, penjual hewan kurban punya chanel sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban, bakal dijualnya. “Kalau sekarang ini, penjual hewan kurban belum ramai. Karena, hari raya kurban masih jauh. Biasanya, semakin dekat semakin banyak permintaan,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed