oleh

Terjerat Narkoba, Prajurit Yonkav Terancam Kena Pecat

-Hukum-98 views

PRABUMULIH – Antisipasi dan pencegahan prajuritnya terjerat penyalahgunaan dan peredaran narkoba, Batalyon Kavaleri (Yonkav) 5/Dwi Pangga Ceta (DPC) mengelar tes urin mendadak bagi personelnya di Mayon, Rabu (21/8).

Komandan Yonkav (Danyonkav) 5/DPC, Letkol Kav Shawaf Al Amien SE dikonfirmasi melalui Pasi I/Intel, Letda Kav Rizky Aditya menerangkan, tes urin ini memang dilakukan mendatang untuk mendeteksi prajurit diduga terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Tes urin kerap kali kita lakukan, sebagai tindak pencegahan dan refresif. Selain itu juga dilaksanakan langkah preventif berupa penyuluhan bagi seluruh prajurit kita, sebagai upaya memerangi narkoba,” jelasnya kepada awak media, kemarin.

Ungkapnya, khususnya di Yonkav 5/DPC. Pembersihan narkoba melalui tes urin, bakal terus dilakukan. Melibatkan BNN, sebagai tindak pencegahan dan antisipasi. “Kalau ada prajurit yang sampai terjerat narkoba, tidak ada toleransi. Terberat adalah sanksi administrasi sampai pemecatan,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang prajurit TNI yang merupakan anggota Yonkav-5/DPC, Praka Anggie hasil tes urinnya negatif. Dia tidak khawatir ketika diperiksa karena jauh dari barang haram tersebut. “Pemeriksaan ketat. Ke kamar mandi saja saya diikuti,” terangnya.

Diketahui, dalam proses pengambilan urine berjalan lancar. Pengambilan urine dilakukan di kamar mandi, tapi pintunya tidak boleh ditutup. Di depan pintu ada dua anggota Provost dan Intel berjaga memastikan urine yang diambil tidak dicampur dengan air.

Dari hasil pemeriksaan Tes Urine yang berlangsung di Markas Yonkav-5/DPC Karang Endah, para personel TNI diketahui tidak ditemukan adanya indikasi terhadap pemakaian narkoba dan dinyatakan negatif. (03/rel)

Komentar

News Feed