oleh

Terapkan Tarif Non Subsidi

-Metropolis-469 views

PRABUMULIH – Pemasangan meteran listrik baru kini tak lagi menggunakan subsidi. Manager Rayon PLN Prabumulih, Alveri SE mengatakan, terhitung awal Januari pemasangan Kwh meter listrik sudah menggunakan tariff non subsidi termasuk pemasangan Kwh meter 900 volt amper (VA) yang sebelumnya disubsidi.

“Baik KWh 900 VA atau KWh 1.300 VA, tarifnya non subsidi. Hanya masyarakat yang masuk data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TPN2K) yang tetap menikmati tarif listrik subsidi,” ujarnya kemarin (10/2).

“Untuk pelanggan rumah tangga, pelanggan baru kini memakai listrik dengan token. Awal pemasangan, sudah terisi pulsa sekitar Rp 20 ribu. Paling bertahan hanya 1-2 hari, dan harus segera diisi kembali tokennya. Jika ingin menikmati aliran listrik,” bebernya sambil menyebutkan kalau pelanggannya sejauh ini sudah mencapai 94.874 pelanggan. (detail lihat grafis).

Dia menerangkan, kalau pada 2017 ini target pelanggan pasang baru berjumlah 5.228 pelanggan. Januari lalu, baru terdaftar 720 pelanggan baru. “Pada 2016, target kita 5 ribu pelanggan baru. Ternyata, overtarget mencapai 6.345 pelanggan,” kata dia.

Sambungnya, untuk pasang baru pelanggan yang ingin mendaftar wajib membawa KTP. Lalu, rekening listrik tetang sebelah rumah. Selain itu juga, sertifikat layak operasi (SLO).

“Syarat terpenuhi, baru bayar setoran resmi kepada kita. KWh meternya langsung kita pasang, dan aliran listrik pun mengalir setiap harinya. Kita ingatkan, agar tak lupa bayar tagihan listrik tepat waktu,” akunya.
Sementara itu, Veri sapaan akrabnya menjelaskan, kalau untuk penambahan atau menaikan daya. Pelanggan hanya wajib melampirkan KTP, bukti setor rekening listrik terakhir. “Begitu juga SLO wajib dibawa,” tambahnya. (06)

News Feed